-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Masih Ingat Putri Lenggo Geni? Perwira Kebanggaan Payakumbuh yang Pernah Pimpin Kowad saat HUT RI ke 77 di Istana Negara

    Bhumi Literasi
    Saturday, July 18, 2026, July 18, 2026 WIB Last Updated 2026-07-18T13:39:29Z

    Payakumbuh – Masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, tentu masih mengingat sosok Putri Lenggo Geni yang pernah menjadi sorotan nasional saat memimpin pasukan Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022.

    Kala itu, nama Letnan Dua Chb (K) Putri Lenggo Geni, S.Tr. (Han) menjadi kebanggaan daerah asalnya. Kepercayaan yang diberikan negara untuk memimpin pasukan Kowad dalam upacara kenegaraan paling bergengsi merupakan sebuah kehormatan yang hanya diberikan kepada prajurit-prajurit terbaik TNI.

    Saat menjalankan tugas di Istana Negara, Putri tampil gagah dengan mengenakan pangkat Letnan Satu (Lettu) sebagai pangkat jabatan upacara, meskipun pangkat definitif yang disandangnya saat itu masih Letnan Dua. Penampilannya yang tegas dan penuh percaya diri mendapat perhatian luas dari masyarakat.

    Kini, beberapa tahun setelah momen bersejarah tersebut, perjalanan karier Putri Lenggo Geni terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Perwira Korps Perhubungan TNI Angkatan Darat itu kini telah menyandang pangkat Kapten, sebuah pencapaian yang menjadi bukti dedikasi, profesionalisme, dan konsistensinya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

    Kesuksesan Putri tidak datang secara instan. Lahir di Payakumbuh pada 19 Januari 1994 dan merupakan alumnus SMA Negeri 2 Payakumbuh angkatan 2012, ia harus melalui berbagai tantangan sebelum berhasil mengenakan seragam perwira TNI AD.

    Impian menjadi seorang perwira bahkan sempat beberapa kali terhalang. Putri diketahui mengalami enam kali kegagalan saat mengikuti seleksi Akademi Militer. Namun, kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah. Pada tahun 2015, tepat di batas akhir usia pendaftaran, ia akhirnya berhasil lolos dan diterima sebagai taruna Akademi Militer.

    Perjuangan panjang itu berbuah manis ketika Putri resmi dilantik menjadi perwira TNI pada tahun 2019 di Istana Negara. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia mendapat penugasan di lingkungan Pusat Pendidikan Perhubungan (Pusdikhub) Kodiklat TNI AD di Cimahi, Jawa Barat.

    Dalam perjalanan dinasnya, Putri dipercaya mengemban berbagai tugas dan tanggung jawab penting. Salah satunya adalah menjabat sebagai Kepala Sekretariat Pusdikhub Kodiklatad. Kepercayaan tersebut menunjukkan kemampuan manajerial, disiplin, dan profesionalisme yang dimilikinya sebagai seorang perwira.

    Lenggo merupakan putri dari pasangan Udet Sirtama, seorang petani, dan Mariamon, ibu rumah tangga. Sebagai anak ketiga dari lima bersaudara yang berasal dari Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan, ia membuktikan bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.

    Kisah hidup Kapten Cke (K) Putri Lenggo Geni menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Dari seorang anak petani di Payakumbuh yang berulang kali gagal menembus Akademi Militer, hingga akhirnya menjadi perwira TNI dan dipercaya tampil di panggung nasional, Putri membuktikan bahwa ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah adalah kunci untuk mewujudkan impian setinggi apa pun.
    Komentar

    Tampilkan