-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Bhumi Literasi Lampung Utara Dorong Budaya Baca di Wilayah Terbatas

    Bhumi Literasi
    Monday, February 23, 2026, February 23, 2026 WIB Last Updated 2026-02-23T09:28:45Z

     



    Lampung Utara – Semangat Ramadan dimaknai lebih dari sekedar ibadah menahan lapar dan dahaga oleh Bhumi Literasi Anak Bangsa. Melalui Dewan Pengurus Cabang (DPC) Lampung Utara, organisasi ini menyelenggarakan kegiatan “Ngobrol Bareng Spesial Ramadan” sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.


    Kegiatan yang diinisiasi oleh Bhumi Literasi Lampung Utara ini mengangkat tema “Membangun Budaya Baca di Wilayah Terbatas”. Tema tersebut dipilih sebagai respons atas tantangan akses literasi yang masih menjadi persoalan di sejumlah daerah, khususnya wilayah dengan keterbatasan fasilitas dan sumber daya.


    Ramadan dipandang sebagai momentum yang tepat untuk memperkuat gerakan literasi. Selain menjadi bulan penuh berkah, Ramadan juga menjadi waktu refleksi dan penguatan nilai-nilai keilmuan. Melalui diskusi inspiratif ini, Bhumi Literasi berharap masyarakat semakin sadar bahwa cahaya ilmu harus terus dinyalakan di setiap sudut negeri.


    Hadir sebagai narasumber, Sri Wahyu Utami, S.Sos., Ketua DPC Lampung Utara, membagikan pengalaman serta strategi membangun budaya baca di tengah keterbatasan. Ia dikenal aktif mendorong gerakan literasi berbasis komunitas dan pemberdayaan masyarakat.


    Sementara itu, Ade Prasetia Ningsih, S.Pd., selaku Bendahara DPC Lampung Utara, dipercaya menjadi moderator dalam kegiatan tersebut. Dengan pengalaman di bidang pendidikan, ia mampu memandu jalannya diskusi secara interaktif dan menggugah partisipasi peserta.


    Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui akun TikTok resmi Bhumi Literasi Anak Bangsa pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 15.00 WIB. Pemanfaatan platform digital menjadi strategi untuk menjangkau lebih banyak Sahabat Literasi dari berbagai daerah.


    Bhumi Literasi mengajak seluruh pegiat literasi, guru, orang tua, mahasiswa, dan masyarakat untuk turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi tersebut. Forum ini dapat menjadi ruang berbagi ide, pengalaman, serta solusi nyata dalam memperluas akses bacaan bagi anak-anak Indonesia.


    “Membangun Budaya Baca di Wilayah Terbatas” bukan sekedar tema, melainkan gerakan bersama. Tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur, maupun minimnya koleksi bacaan tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk bermimpi dan berkembang.


    Melalui kegiatan ini, Bhumi Literasi Lampung Utara menegaskan bahwa literasi adalah investasi masa depan bangsa. Setiap buku yang hadir di tangan anak-anak adalah harapan baru yang tumbuh untuk Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.


    Dengan semangat Ramadan, kegiatan Ngobrol Bareng ini diharapkan menjadi langkah nyata menghadirkan buku dan harapan bagi generasi penerus. Karena di wilayah terbatas sekalipun, mimpi anak-anak Indonesia tidak boleh terbatas.

    Komentar

    Tampilkan