Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sulawesi Tenggara secara resmi mengajukan pengesahan pembentukan tiga Dewan Pengurus Cabang (DPC) baru kepada Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa. Tiga DPC yang diajukan tersebut meliputi Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton, dan Kota Bau-Bau.
Pengajuan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW Sulawesi Tenggara, Muh. Husriadi, S.AB., M.AB., sebagai bagian dari langkah strategis memperluas gerakan literasi di wilayah Sulawesi Tenggara. Menurutnya, pembentukan DPC di tingkat kabupaten/kota menjadi fondasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput.
Dalam pengajuan tersebut, DPW Sulawesi Tenggara juga mengusulkan tiga nama calon Ketua DPC yang akan memimpin masing-masing cabang. Ketiganya dinilai memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen terhadap pengembangan literasi di daerahnya.
Untuk DPC Kabupaten Bombana, DPW mengusulkan Abdul Budiatma, S.Pi., M.P. sebagai Ketua DPC Bhumi Literasi Kabupaten Bombana. Sosok ini dinilai memiliki pengalaman organisasi dan kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui literasi.
Sementara itu, untuk DPC Kabupaten Buton, nama Imran, S.AP., M.AP. diajukan sebagai Ketua DPC Bhumi Literasi Kabupaten Buton. Ia dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan kapasitas generasi muda.
Adapun untuk DPC Kota Bau-Bau, DPW Sulawesi Tenggara mengusulkan Alimanto, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua DPC Bhumi Literasi Kota Bau-Bau. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman di dunia akademik, Alimanto diharapkan mampu menggerakkan program literasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Saat ini, ketiga calon Ketua DPC tersebut tengah menjalani proses screening oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Bhumi Literasi Anak Bangsa. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari mekanisme internal organisasi guna memastikan setiap pemimpin cabang memiliki visi, komitmen, serta kesesuaian dengan nilai-nilai dasar gerakan.
DPP menegaskan bahwa proses screening merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjaga kualitas kepemimpinan di setiap tingkatan. Dengan seleksi yang ketat dan objektif, diharapkan DPC yang terbentuk nantinya benar-benar mampu menjalankan program kerja secara profesional dan berdampak luas.
Apabila pengesahan disetujui, pembentukan tiga DPC ini akan menjadi tonggak bagi penguatan jaringan Bhumi Literasi Anak Bangsa di Sulawesi Tenggara. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen DPW Sultra dalam memperluas gerakan literasi, membangun budaya baca, serta menghadirkan kepemimpinan daerah yang progresif dan berorientasi pada kemajuan generasi bangsa.


