Bhumi Literasi Anak Bangsa terus memperkuat perannya dalam pengembangan literasi nasional dengan langkah strategis terbaru. Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, Kapten Cke Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc., mengumumkan rencana pembentukan formasi fungsional Penulis dan Peneliti yang akan berada di bawah naungan Dewan Pengurus Pusat (DPP).
Pembentukan formasi fungsional ini merupakan bagian dari upaya organisasi dalam meningkatkan kualitas karya literasi dan penelitian yang berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia. Langkah ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para penulis dan peneliti untuk berkarya secara terarah dan profesional.
Kapten Cke Rizal Mutaqin menyampaikan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, analitis, dan menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, pembentukan formasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem literasi berbasis riset.
Formasi fungsional Penulis dan Peneliti nantinya akan berperan dalam menghasilkan berbagai karya ilmiah, artikel, buku, serta penelitian yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, para anggota juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan program literasi yang berkelanjutan.
DPP Bhumi Literasi Anak Bangsa akan menjadi pusat koordinasi dalam pengelolaan kegiatan penulisan dan penelitian. Dengan adanya struktur yang jelas, diharapkan setiap program dapat berjalan secara sistematis dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas.
Inisiatif ini juga bertujuan untuk membuka ruang kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pegiat literasi dari berbagai latar belakang. Melalui sinergi tersebut, Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap dapat menciptakan inovasi baru dalam bidang literasi dan penelitian di Indonesia.
Selain fokus pada produksi karya, formasi ini juga akan mendorong peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan, diskusi ilmiah, serta kegiatan pengembangan kompetensi lainnya. Hal ini dilakukan agar para penulis dan peneliti mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan berdaya saing.
Bhumi Literasi Anak Bangsa menilai bahwa tantangan era digital menuntut hadirnya sumber informasi yang kredibel dan berbasis penelitian. Oleh karena itu, keberadaan formasi fungsional ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam menghadirkan konten literasi yang edukatif dan terpercaya.
Ke depan, organisasi ini berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan, lembaga penelitian, dan komunitas literasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Bhumi Literasi Anak Bangsa sebagai organisasi yang aktif dalam pengembangan literasi nasional.
Dengan pembentukan formasi fungsional Penulis dan Peneliti di bawah DPP, Bhumi Literasi Anak Bangsa optimistis dapat mendorong lahirnya generasi penulis dan peneliti yang produktif, inovatif, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa melalui literasi dan penelitian.
Ketum Bhumi Literasi Bentuk Formasi Fungsional Penulis dan Peneliti di Tingkat Pusat

Komentar
Bhumi Literasi
