Pengawas Bhumi Literasi Anak Bangsa, Dani Ismunandar, S.Kom.I., M.M., CHRMP., menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh pengurus dan masyarakat Indonesia. Momentum bulan suci ini diharapkan menjadi ajang refleksi diri sekaligus peningkatan kualitas spiritual dan intelektual.
Dalam pernyataannya, Dani Ismunandar menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan bulan suci sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Sebagai Pengawas Bhumi Literasi Anak Bangsa, Dani juga mengajak seluruh pengurus untuk memaknai Ramadhan dengan memperbanyak amal kebaikan, termasuk dalam bidang literasi. Menurutnya, membaca dan menulis adalah bagian dari ibadah intelektual yang dapat membawa kemajuan bagi umat dan bangsa.
Ia menekankan pentingnya meningkatkan budaya membaca di tengah masyarakat. Di era digital yang penuh dengan arus informasi, kemampuan literasi menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang cerdas, kritis, dan berakhlak mulia.
Dani Ismunandar menyampaikan bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk membiasakan diri membaca buku-buku berkualitas, baik yang bertema keagamaan, pengembangan diri, maupun ilmu pengetahuan umum. Dengan demikian, ibadah spiritual dapat berjalan seiring dengan peningkatan wawasan.
Ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan literasi sebagai gerakan bersama. Menurutnya, bangsa yang kuat adalah bangsa yang masyarakatnya gemar membaca dan terus belajar sepanjang hayat.
Kepada seluruh jajaran pengurus Bhumi Literasi Anak Bangsa, Dani menekankan pentingnya menjaga nama baik organisasi di manapun berada. Integritas, etika, dan tanggung jawab menjadi hal utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap pengurus.
Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan dan ucapan pengurus mencerminkan citra organisasi. Oleh karena itu, sikap profesional, santun, dan berorientasi pada kemajuan literasi harus senantiasa dijaga dalam setiap aktivitas.
Dani berharap, di bulan Ramadhan 1447 H ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Semangat kebersamaan dan keikhlasan menjadi kunci dalam menjalankan setiap program yang telah direncanakan.
Menutup pernyataannya, Dani Ismunandar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat ibadah sekaligus membangun peradaban melalui literasi. Dengan sinergi antara nilai spiritual dan budaya membaca, Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang berkarakter dan berdaya saing.

