-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Sejarah Bhumi Literasi Anak Bangsa

    Bhumi Literasi
    Tuesday, March 31, 2026, March 31, 2026 WIB Last Updated 2026-04-01T06:59:16Z

     


    Gerakan Literasi dari Keluarga untuk Bangsa

    Awal Berdirinya (2022)

    Bhumi Literasi Anak Bangsa merupakan komunitas literasi yang didirikan oleh Rizal Mutaqin dan Dwi Shinta Dharmopadni pada tanggal 11 Mei 2022. Nama Bhumi Literasi Anak Bangsa lahir beberapa jam setelah anak pertama mereka, Bhumi, dilahirkan. Momentum tersebut menjadi inspirasi sekaligus harapan agar komunitas ini menjadi wadah literasi yang tumbuh, berkembang, dan memberi manfaat bagi anak bangsa.

    Sejak awal berdirinya, Rizal dan Shinta memiliki cita-cita besar untuk mengumpulkan penulis pemula maupun penulis profesional dalam satu wadah literasi. Pada fase awal, kegiatan Bhumi Literasi Anak Bangsa masih terbatas pada penulisan opini dan artikel ilmiah.

    Rizal dan Shinta aktif memperkenalkan komunitas ini melalui berbagai kegiatan seperti mengajar, bimbingan teknis, dan kegiatan literasi lainnya. Pada masa tersebut, berkat dukungan dari Kadisinfolahtad saat itu, Rizal mulai aktif menulis tentang perjalanan hidupnya sebagai anak IT yang kemudian berhasil menjadi Perwira TNI. Tulisan tersebut menjadi cikal bakal lahirnya karya-karya berikutnya.


    Tahun Kebangkitan Literasi (2023)

    Momentum penting terjadi pada 12 Mei 2023, ketika Rizal Mutaqin, yang saat itu berpangkat Letnan Satu, berhasil menerbitkan buku pertamanya yang berjudul "Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara".

    Penerbitan buku ini tidak lepas dari dukungan Brigjen TNI Dr. Fitry Taufiq Sahary, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Disinfolahtad. Buku tersebut menjadi tonggak awal berkembangnya Bhumi Literasi Anak Bangsa sebagai komunitas literasi yang produktif.

    Masih di tahun yang sama, Bhumi Literasi Anak Bangsa menerbitkan buku kedua yang berjudul "Saya Bukan Keluarga TNI, Saya Tidak Punya Uang, Apa Bisa Lolos Jadi TNI?" yang ditulis oleh Rizal Mutaqin dan Dwi Shinta Dharmopadni.

    Tahun 2023 menjadi tahun yang sangat produktif, walaupun saat itu komunitas hanya terdiri dari dua penulis, yaitu Rizal dan Shinta. Sejumlah buku berhasil diterbitkan, antara lain:

    Buku Edukasi Tahun 2023
    • Menggali Dunia Digital (Pengalaman Seorang Mahasiswa Teknik Informatika)
    • Jejak Digital: Membangun Reputasi dan Keamanan di Dunia Digital
    • Teknik Penghapusan Kabut Pada Citra Digital

    Buku Novel dan Biografi
    • Tuyul Kecil dan Tabungan Dukun 
    • Dari Kelas Kecil ke Medan Perang (Perjalanan Seorang Anak Guru Menjadi Prajurit TNI)
    Tahun 2023 menjadi fondasi kuat bagi Bhumi Literasi Anak Bangsa sebagai komunitas literasi yang produktif dan konsisten.


    Ekspansi dan Kolaborasi (2024)

    Memasuki tahun 2024, Bhumi Literasi Anak Bangsa semakin berkembang dan mulai menjalin berbagai kolaborasi strategis.

    Beberapa buku yang terbit pada tahun 2024 antara lain:

    Buku dan Novel Tahun 2024
    • Duel Dua Hacker Sakti
    • Seni Berbicara di Depan Publik
    • Kepemimpinan Militer di Era Milenial
    • Membangun SDM Unggul di Lingkungan Militer
    • Manusia Berkarakter
    • Budaya Organisasi dan Kepemimpinan di Dunia Pendidikan
    • Mental Baja di Era Milenial
    • Filosofi Tukang Parkir

    Pada tahun 2024 ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa berkolaborasi dengan Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc., yang kemudian menjadi Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa.


    Berdirinya PT Bhumi Literasi Anak Bangsa

    Tonggak penting terjadi pada 13 Juli 2024, ketika secara resmi didirikan:

    PT Bhumi Literasi Anak Bangsa dengan Nomor: AHU-039253.AH.01.30.Tahun 2024

    Pendirian perusahaan ini bertujuan untuk mendukung penerbitan karya komunitas secara lebih profesional. Dwi Shinta Dharmopadni ditunjuk sebagai Direktur PT Bhumi Literasi Anak Bangsa.

    Pada September 2024, bergabung Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi. sebagai penggerak komunitas.
    Kemudian pada Oktober 2024, diselenggarakan Lomba Menulis Cerpen Personel Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI.


    Penguatan Gerakan Literasi (2025)

    Memasuki tahun 2025, Bhumi Literasi Anak Bangsa semakin aktif menerbitkan buku dan menyelenggarakan kegiatan literasi.

    Buku Tahun 2025:
    • Sego Goreng Suroboyo (Antologi Cerpen)
    • Pembelajaran Eksploratif
    • Pemrograman Arduino
    • Bhumi Literasi Anak Bangsa Jilid 1
    • Bhumi Literasi Anak Bangsa Jilid 2
    • Janji Yang Tak Pernah Padam

    Pada 1 September 2025, secara resmi diterbitkan Surat Keputusan Pendirian Komunitas Bhumi Literasi Anak Bangsa di bawah naungan PT Bhumi Literasi Anak Bangsa.

    Dalam keputusan tersebut:
    • Rizal Mutaqin ditetapkan sebagai Ketua Umum
    • Komunitas mulai memiliki struktur organisasi nasional

    Struktur Organisasi Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Dewan Pengurus Pusat (DPP)
    • Ketua Umum
    • Wakil Ketua Umum
    • Sekretaris Umum
    • Bendahara Umum
    • Bidang Program dan Kegiatan Literasi
    • Bidang Pendidikan dan Kurikulum
    • Bidang Penelitian dan Pengembangan
    • Bidang Humas dan Kerjasama
    • Bidang Media dan Publikasi
    • Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan
    • Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat

    Dewan Pengurus Wilayah (DPW)
    • Ketua
    • Wakil Ketua
    • Sekretaris
    • Bendahara
    • Bidang Program dan Kegiatan Literasi
    • Bidang Humas dan Kerjasama
    • Bidang Media dan Publikasi
    • Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan
    • Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat

    Dewan Pengurus Cabang (DPC)
    • Ketua
    • Wakil Ketua
    • Sekretaris
    • Bendahara
    • Bidang Program dan Kegiatan
    • Bidang Humas dan Media
    • Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan

    Ekspansi Kegiatan Nasional (2025–2026)

    Setelah memiliki struktur organisasi, berbagai kegiatan nasional berhasil dilaksanakan, antara lain:
    • Lomba Menulis Cerpen Nasional
    • Webinar Literasi
    • Seminar Nasional Transformasi Digital
    • Workshop Menulis Jurnal Ilmiah
    • Webinar Arduino
    • Webinar Bisnis
    • Diskusi Literasi Nasional
    • Ngobrol Bareng Bhumi Literasi
    • Kegiatan Literasi Ramadhan 2026
    • Peluncuran Buku di Unhan RI
    • Ruang Opini Bhumi Literasi

    Produktivitas Buku Tahun 2026

    Pada tahun 2026, Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menghasilkan beberapa buku ber-ISBN:
    • Semua Orang Bisa Menulis Buku
    • Gerakan Literasi Akar Rumput: Filosofi Bhumi Literasi Anak Bangsa
    • Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan: Sang Jenderal Pecinta Buku
    • Pemikiran Sang Bapak Bhumi Literasi
    • Mozaik Budaya Fakfak

    Transformasi Menjadi Yayasan (2026)

    Pada 24 Februari 2026, Bhumi Literasi Anak Bangsa resmi berbadan hukum sebagai Yayasan Bhumi Literasi Anak Bangsa berdasarkan:

    • Akta Pendirian Notaris Dhani Satria Wijaya, S.H., M.Kn. Nomor 56 tanggal 24 Februari 2026
    • Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0005252.AH.01.04 Tahun 2026


    Transformasi ini menandai fase baru Bhumi Literasi Anak Bangsa sebagai gerakan literasi nasional yang lebih kuat dan terstruktur.



    Perkembangan Organisasi (2026)


    Hingga tahun 2026, Bhumi Literasi Anak Bangsa telah berkembang pesat dengan struktur:
    • 2 Dewan Pembina
    • 3 Dewan Pengawas
    • 11 Pengurus DPP
    • 5 Pengurus DPW
    • 25 Pengurus DPC

    Dewan Pengurus Wilayah (DPW)
    1. Jawa Timur
    2. Nusa Tenggara Barat
    3. Sulawesi Tenggara
    4. Lampung

    Dewan Pengurus Cabang (DPC)

    1. Malang
    2. Jember
    3. Madiun
    4. Gresik
    5. Pamekasan
    6. Sidoarjo
    7. Bima
    8. Lampung Utara
    9. Mojokerto
    10. Mataram
    11. Tulungagung
    12. Bombana
    13. Buton
    14. Wakatobi
    15. Bangkalan


    Penutup

    Bhumi Literasi Anak Bangsa lahir dari sebuah keluarga kecil, namun berkembang menjadi gerakan literasi nasional yang terus bertumbuh. Dari dua penulis menjadi puluhan pengurus, dari satu buku menjadi puluhan karya, dari komunitas kecil menjadi organisasi literasi nasional.

    Dengan semangat "Semua Orang Bisa Menulis Buku", Bhumi Literasi Anak Bangsa terus berkomitmen untuk:
    • Meningkatkan budaya literasi
    • Mendorong penulis baru
    • Menyebarkan edukasi kepada masyarakat
    • Membangun generasi bangsa melalui literasi
    Perjalanan Bhumi Literasi Anak Bangsa masih panjang, dan semangat literasi akan terus menyala untuk Indonesia.
    Komentar

    Tampilkan