Jakarta – Pusat Sejarah TNI (Pusjarah TNI) melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairung Museum Satria Mandala dengan suasana penuh khidmat dan semangat pengabdian.
Jabatan Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI secara resmi diserahterimakan dari pejabat lama, Kolonel Sus Gerardus Maliti, S.Sos., M.Si., kepada pejabat baru, Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto, S.Kom., M.T.I., CHRMP. Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI dalam rangka pembinaan personel dan peningkatan kinerja satuan.
Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Sejarah TNI, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P. Seluruh rangkaian acara berlangsung sesuai tata upacara militer dan tradisi organisasi yang berlaku di lingkungan TNI.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan menyampaikan apresiasi kepada Kolonel Sus Gerardus Maliti atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusinya selama menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI. Berbagai capaian dan pengabdian yang telah diberikan merupakan bagian penting dalam mendukung tugas pokok Pusjarah TNI.
Pada saat yang sama, Kapusjarah TNI juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto atas amanah baru yang dipercayakan kepadanya. Diharapkan pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan yang dimiliki dapat semakin memperkuat peran Pusjarah TNI dalam menjaga dan melestarikan sejarah perjuangan bangsa serta TNI.
Acara sertijab tersebut dihadiri oleh para pejabat Pusat Sejarah TNI, pengurus dan anggota IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 17 Pusjarah TNI, serta seluruh anggota Pusjarah TNI. Kehadiran para peserta menunjukkan dukungan dan kebersamaan dalam mendukung kesinambungan organisasi.
Suasana kekeluargaan tampak selama pelaksanaan kegiatan. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh rasa hormat, mencerminkan nilai-nilai disiplin serta profesionalisme yang menjadi ciri khas prajurit TNI.
Serah terima jabatan tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan semangat pengabdian di lingkungan Pusat Sejarah TNI. Dengan adanya regenerasi kepemimpinan, organisasi diharapkan mampu terus beradaptasi dengan tantangan dan tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Rangkaian acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru. Kapusjarah TNI, para pejabat Pusjarah TNI, Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 17 Pusjarah TNI beserta pengurus, serta seluruh anggota yang hadir memberikan penghormatan dan dukungan atas tugas dan tanggung jawab yang diemban masing-masing pejabat.
Secara keseluruhan, kegiatan Serah Terima Jabatan Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Momen tersebut menjadi simbol keberlanjutan kepemimpinan sekaligus komitmen Pusjarah TNI untuk terus menjaga warisan sejarah perjuangan bangsa dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada negara.

