Jakarta – Pusat Sejarah TNI resmi melaksanakan serah terima jabatan Wakil Kepala Pusat Sejarah (Wakapusjarah) TNI pada 13 Juli 2026 di Balairung Museum Satria Mandala, Jakarta. Jabatan tersebut diserahterimakan dari Kolonel Sus Gerardus Maliti, S.Sos., M.Si. kepada Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto, S.Kom., M.T.I., CHRMP.
Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Sejarah TNI, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P. Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat Pusjarah TNI, pengurus dan anggota IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 17 Pusjarah TNI, serta seluruh anggota Pusjarah TNI.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja dan profesionalisme di lingkungan Pusat Sejarah TNI.
Menariknya, sosok Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto tidak hanya dikenal sebagai perwira TNI yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya, tetapi juga sebagai seorang penulis buku yang aktif berkarya di dunia literasi.
Selama beberapa tahun terakhir, Bayu Kurnianto rutin menulis berbagai refleksi dan pemikiran yang menginspirasi masyarakat. Konsistensinya dalam menulis membawanya dikenal sebagai salah satu figur militer yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan budaya membaca.
Pada Juli 2026, Bayu Kurnianto juga menerbitkan buku berjudul “Ketenangan Hati Tiada Tanding”. Buku tersebut berisi refleksi tentang kehidupan, ketenangan batin, nilai-nilai kemanusiaan, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara pengabdian dan kehidupan pribadi.
Selain aktif menulis, Bayu Kurnianto juga dikenal sebagai Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa, sebuah komunitas literasi yang bergerak dalam pengembangan budaya membaca, menulis, dan berdiskusi di berbagai daerah di Indonesia.
Peran tersebut menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui literasi. Melalui berbagai kegiatan seminar, diskusi, pelatihan menulis, hingga peluncuran buku, ia terus mendorong generasi muda untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup.
Penunjukan Bayu Kurnianto sebagai Wakapusjarah TNI membawa harapan baru bagi pengembangan sejarah dan literasi di lingkungan TNI. Pengalaman kepemimpinan yang dipadukan dengan kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan diharapkan mampu memperkuat peran Pusjarah TNI dalam mendokumentasikan dan menyebarluaskan nilai-nilai perjuangan bangsa.
Acara serah terima jabatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Kapusjarah TNI, para pejabat Pusjarah TNI, Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 17 Pusjarah TNI beserta pengurus, serta seluruh anggota yang hadir. Dukungan dan doa mengiringi langkah Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto dalam mengemban amanah baru sebagai Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI sekaligus melanjutkan kontribusinya dalam memajukan dunia literasi Indonesia.

