Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, berkomunikasi, belajar, hingga mengisi waktu luang. Di tengah derasnya arus konten digital, kemampuan membaca dan memahami informasi menjadi semakin penting. Berangkat dari kondisi tersebut, Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menghadirkan ruang diskusi bertajuk “Ngobrol Bareng Bhumi Literasi Anak Bangsa” dengan tema “Dari Scrolling ke Thinking: Literasi di Era Digital.”
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 13.00 WIB dan dapat diikuti secara live melalui TikTok Bhumi Literasi. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang dialog yang ringan, terbuka, dan relevan dengan kehidupan masyarakat di era digital, khususnya dalam menyikapi kebiasaan mengonsumsi informasi melalui media sosial.
Tema “Dari Scrolling ke Thinking” dipilih untuk mengajak masyarakat melihat kembali kebiasaan dalam menggunakan perangkat digital. Aktivitas scrolling yang dilakukan setiap hari dapat diarahkan menjadi kesempatan untuk membaca, belajar, menemukan pengetahuan, membangun perspektif, serta menghasilkan gagasan. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pengembangan diri.
Sebagai narasumber, kegiatan ini menghadirkan Taufiquddin, S.Si., M.Si., Ketua DPW Bhumi Literasi Anak Bangsa Provinsi Jawa Timur. Pengalaman dan perspektifnya diharapkan dapat memperkaya pembahasan mengenai pentingnya budaya literasi di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang semakin cepat dan dinamis.
Diskusi akan dipandu oleh Adin Lazuardy F., S.Si., M.Mat., Ketua DPC Bhumi Literasi Anak Bangsa Kabupaten Bangkalan, yang akan membawa peserta untuk mengikuti pembahasan secara interaktif. Format ngobrol santai diharapkan membuat tema literasi digital dapat dibicarakan secara lebih dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Literasi digital bukan hanya persoalan kemampuan menggunakan perangkat teknologi. Lebih dari itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk membaca, memahami, memilah, memeriksa, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab. Kemampuan tersebut menjadi semakin relevan ketika masyarakat berhadapan dengan berbagai jenis informasi yang hadir dalam jumlah besar dan bergerak sangat cepat.
Melalui kegiatan ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa ingin memperluas ruang perjumpaan antara literasi dan kehidupan digital. Generasi muda maupun masyarakat umum diharapkan dapat menemukan cara baru dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana belajar dan berkarya. Dari sekedar melihat konten, masyarakat diajak untuk mulai bertanya, memahami, berdiskusi, dan menghasilkan pemikiran.
Kegiatan Ngobrol Bareng Bhumi Literasi Anak Bangsa juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang tidak terbatas pada aktivitas membaca buku. Literasi dapat tumbuh melalui percakapan, diskusi, pengalaman, pemanfaatan teknologi, hingga keberanian untuk menyampaikan gagasan secara positif dan konstruktif.
Masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, pegiat literasi, komunitas, pendidik, serta pengguna media sosial, dapat mengikuti kegiatan ini secara gratis melalui TikTok Bhumi Literasi. Peserta cukup menyiapkan waktu pada Sabtu siang dan bergabung dalam siaran langsung untuk menyimak pembahasan sekaligus mengikuti dinamika diskusi.
Jangan hanya menjadi generasi yang terus scrolling. Mari berhenti sejenak, membaca lebih dalam, berpikir lebih kritis, dan mulai menciptakan sesuatu yang berarti. Saksikan “Ngobrol Bareng Bhumi Literasi Anak Bangsa: Dari Scrolling ke Thinking (Literasi di Era Digital)”, Sabtu, 26 September 2026 pukul 13.00 WIB, Live TikTok Bhumi Literasi. Ajak teman, komunitas, keluarga, dan siapa pun yang peduli terhadap masa depan literasi Indonesia untuk hadir dan ikut berdiskusi.
