-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Putra Mahkota Bhumi Literasi Jalani Ujian Kenaikan Tingkat Taekwondo di Jakarta Timur

    Bhumi Literasi
    Monday, November 17, 2025, November 17, 2025 WIB Last Updated 2025-11-18T03:18:28Z

    Jakarta - Bhumi Evander Ibrahim, putra mahkota Bhumi Literasi yang kini berusia tiga tahun, menunjukkan semangat luar biasa saat mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo di Jakarta Timur. Meski usianya masih sangat belia, Bhumi tampil percaya diri di tengah peserta lainnya yang sebagian besar berusia lebih tua.

    Saat ini Bhumi memegang sabuk putih, tingkatan awal dalam dunia Taekwondo. Pada UKT kali ini, ia mengikuti ujian untuk naik ke sabuk kuning, sebuah lompatan penting yang menandai kemajuan dasar seorang Taekwondoin. Langkah ini menunjukkan bahwa Bhumi telah menguasai gerakan-gerakan mendasar yang menjadi syarat kenaikan tingkat.

    Keikutsertaan Bhumi dalam UKT bukan tanpa pertimbangan. Ia direkomendasikan langsung oleh Sabeum Rani, pelatih yang telah mengamati perkembangan teknik dan kedisiplinannya selama latihan rutin. Rekomendasi tersebut menjadi bukti bahwa Bhumi memiliki potensi yang baik untuk melangkah ke level selanjutnya.


    Dalam proses ujian, Bhumi dibimbing oleh dua sabeum yang berpengalaman, yaitu Sabeum Alfinda dan Sabeum Akbar. Keduanya dikenal sebagai pelatih yang telaten dalam menghadapi peserta usia dini, serta mampu menciptakan suasana latihan yang menyenangkan namun tetap disiplin.

    Meskipun masih sangat muda, Bhumi mampu mengikuti instruksi para pelatih dengan baik. Gerakan dasar seperti kuda-kuda, pukulan, tendangan, hingga pola sederhana terlihat ia kuasai dengan ketekunan. Hal ini membuat penguji turut memberikan apresiasi atas kegigihan Bhumi.

    Ujian yang berlangsung sejak pagi itu dipenuhi atmosfer semangat dan sportivitas. Para peserta cilik termasuk Bhumi tampil maksimal di hadapan penguji. Suasana menjadi semakin menarik ketika Bhumi menunjukkan ekspresi penuh konsentrasi yang menggemaskan setiap kali melakukan gerakan.

    Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Bhumi melakukan ap chagi (tendangan depan) dengan percaya diri. Meskipun kekuatan fisiknya masih terbatas, keberanian dan ketepatan gerak yang ditunjukkannya menjadi sorotan tersendiri bagi para pelatih serta penguji.

    Dalam kegiatan ini, Bhumi tidak hanya diuji dari sisi teknik, tetapi juga sikap dan kedisiplinan. Ia mampu menunggu giliran dengan tertib, memberi hormat kepada para sabeum, serta menjaga fokus selama proses ujian berlangsung. Hal ini menjadi nilai lebih yang turut menentukan penilaiannya.

    Ujian kenaikan tingkat ini menjadi pengalaman berharga bagi Bhumi. Selain melatih fisik dan motorik, kegiatan seperti ini juga membentuk karakter sejak dini, mulai dari keberanian, ketekunan, hingga kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan baru.

    Dengan prestasi dan semangat yang ia tunjukkan, banyak pihak meyakini bahwa Bhumi Evander Ibrahim akan terus berkembang di dunia Taekwondo. Para pelatih berharap pengalaman UKT ini menjadi titik awal perjalanan panjang Bhumi dalam menapaki seni bela diri yang penuh nilai disiplin dan kehormatan tersebut.

      
     
     

    Komentar

    Tampilkan