-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    SDM Unggul sebagai Fondasi Lahirnya Pemimpin Tegas dan Disegani

    Bhumi Literasi
    Monday, November 17, 2025, November 17, 2025 WIB Last Updated 2025-11-18T03:39:50Z

    Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc. menegaskan pentingnya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sebagai kunci lahirnya pemimpin berkualitas di masa depan. Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu menekankan bahwa kualitas SDM adalah akar dari kemajuan organisasi, bangsa, dan institusi. SDM yang unggul bukan hanya kuat secara keterampilan, tetapi juga matang secara karakter.

     Menurut Mayjen Nugraha Gumilar, karakter adalah komponen utama yang membedakan seorang pemimpin dari individu biasa. Pemimpin yang memiliki karakter kuat akan mampu berdiri teguh menghadapi berbagai dinamika, tantangan, hingga konflik. Karakter inilah yang menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan dan wibawa di mata orang-orang yang dipimpinnya.

     Beliau menambahkan bahwa SDM unggul tidak terbentuk begitu saja, melainkan melalui proses pendidikan, pengalaman, pembinaan, dan penguatan nilai-nilai moral. Individu yang mengalami proses pembentukan yang utuh akan tumbuh menjadi insan yang berintegritas tinggi, memiliki empati, dan memiliki visi jelas terhadap tujuan yang ingin dicapai.

     Salah satu poin utama yang ditekankan oleh Mayjen Nugraha adalah pentingnya kemampuan pemimpin dalam memahami serta mengimplementasikan teori kebutuhan manusia. Teori ini menjelaskan bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dasar hingga kebutuhan aktualisasi diri, dan seorang pemimpin harus memahami hal tersebut untuk menggerakkan bawahannya secara efektif.

    Implementasi teori kebutuhan manusia memungkinkan pemimpin untuk mengambil keputusan yang lebih bijaksana. Dengan memahami motivasi dasar manusia, seorang pemimpin dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif, aman, dan mendorong pertumbuhan. Pemimpin bukan hanya mengatur, tetapi mampu menginspirasi dan mengarahkan.

    Dalam kepemimpinan militer, penerapan teori kebutuhan manusia juga memiliki kedudukan penting. Mayjen Nugraha menilai bahwa prajurit yang memahami kebutuhan dirinya dan dipahami oleh pemimpinnya akan tampil lebih maksimal dalam tugas. Hal ini menciptakan hubungan komando yang lebih kuat, harmonis, dan efektif.

    Pemimpin yang mampu memahami kebutuhan anggota timnya juga akan lebih mudah mendapatkan rasa hormat. Rasa hormat ini bukan muncul dari ketakutan, melainkan dari kewibawaan dan kepercayaan. Inilah yang disebut Mayjen Nugraha sebagai ciri pemimpin yang tegas namun tetap disegani.

    Ketegasan seorang pemimpin, menurut beliau, bukan sekedar tentang memberi hukuman atau menunjukkan kekuasaan. Ketegasan adalah kemampuan mengambil keputusan tepat di saat yang tepat, bertanggung jawab atas setiap keputusan, serta tetap konsisten dalam prinsip. Sikap ini hanya dapat muncul dari pribadi yang matang dan unggul.

    Oleh karena itu, pembinaan SDM unggul menjadi agenda penting dalam setiap institusi, termasuk militer. Melalui pelatihan, pengasahan kemampuan, pembelajaran nilai-nilai, dan pembiasaan disiplin, SDM yang kuat secara mental dan moral dapat dibentuk. Inilah investasi jangka panjang yang menurut Mayjen Nugraha akan menentukan kualitas kepemimpinan di masa depan.

    Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc. menegaskan bahwa pemimpin yang memahami kebutuhan manusia, memiliki karakter kuat, dan dibangun dari SDM unggul akan selalu menjadi sosok yang tegas serta disegani. Pemimpin seperti inilah yang diharapkan mampu membawa perubahan positif, menjaga stabilitas, dan menginspirasi generasi penerus bangsa.
    Komentar

    Tampilkan