Dewan Pengurus Cabang (DPC) Lampung Utara Bhumi Literasi Anak Bangsa akan menyelenggarakan kegiatan Ngobrol Bareng dengan tema “Membangun Budaya Baca di Wilayah Terbatas”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung secara daring melalui siaran langsung media sosial Bhumi Literasi Anak Bangsa.
Acara tersebut akan mengangkat kiprah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Teras Baca Mimi sebagai contoh praktik baik pengembangan literasi di wilayah dengan keterbatasan akses bacaan, khususnya di Kabupaten Lampung Utara.
Sebagai pembicara utama, hadir Sri Wahyu Utami, S.Sos., Ketua DPC Lampung Utara Bhumi Literasi Anak Bangsa, yang juga dikenal sebagai penggerak literasi dan Ketua TBM Teras Baca Mimi. Dalam sesi ini, ia akan berbagi pengalaman, tantangan, serta strategi membangun budaya baca dari tingkat akar rumput.
Diskusi akan dipandu oleh Ade Prasetia Ningsih, S.Pd., Bendahara DPC Lampung Utara Bhumi Literasi Anak Bangsa, yang akan mengarahkan jalannya dialog agar tetap fokus dan interaktif bagi audiens.
Tema “Membangun Budaya Baca di Wilayah Terbatas” dipilih sebagai respons atas masih minimnya akses terhadap bahan bacaan bermutu di sejumlah daerah, sekaligus untuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang dalam menumbuhkan minat baca masyarakat.
Melalui forum ini, DPC Bhumi Literasi Anak Bangsa Lampung Utara berharap dapat menginspirasi pegiat literasi, relawan, serta masyarakat untuk turut mengambil peran aktif dalam gerakan literasi di lingkungan masing-masing.
Ngobrol Bareng ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 15.00 WIB, dan dapat diikuti oleh masyarakat secara gratis melalui siaran langsung di akun media sosial resmi Bhumi Literasi Anak Bangsa.
Selain berbagi praktik lapangan, diskusi ini juga diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan terkait kolaborasi, keberlanjutan program TBM, serta penguatan jejaring literasi di daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bhumi Literasi Anak Bangsa untuk terus menghadirkan ruang diskusi edukatif yang relevan dengan isu literasi nasional, khususnya di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan struktural.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DPC Lampung Utara Bhumi Literasi Anak Bangsa optimistis semangat membangun budaya baca akan semakin meluas dan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, dimulai dari komunitas lokal.



