Ade Rizky Oktavian, S.M., M.M., Dewan Pengawas Bhumi Literasi Anak Bangsa sekaligus Direktur Penerbit Alungcipta, menghadiri peluncuran buku Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan (Sang Jenderal Pecinta Buku). Kehadirannya menegaskan dukungan terhadap penguatan ekosistem literasi nasional yang berkelanjutan.
Peluncuran buku tersebut digelar dalam suasana akademik dan reflektif di lingkungan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI). Acara ini menjadi momentum bagi Bhumi Literasi Anak Bangsa dalam menghadirkan karya literasi bernilai inspiratif dan edukatif bagi masyarakat.
Sebagai Direktur Penerbit Alungcipta, Ade Rizky Oktavian memiliki peran strategis dalam proses penerbitan dan distribusi karya-karya literasi. Ia menilai bahwa buku Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan memiliki kekuatan naratif dan nilai keteladanan yang relevan dengan kebutuhan kepemimpinan masa kini.
Dalam kapasitasnya sebagai Dewan Pengawas Bhumi Literasi Anak Bangsa, Ade menegaskan komitmen organisasi untuk terus mendorong lahirnya buku-buku yang tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif dan berorientasi pada pembangunan karakter bangsa.
Buku karya Kapten Cke Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc. ini mengangkat perjalanan hidup dan nilai kepemimpinan Mayjen TNI Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc., khususnya kecintaannya terhadap literasi dan budaya membaca sebagai fondasi pengabdian.
Ade menilai bahwa kolaborasi antara Bhumi Literasi Anak Bangsa, Penerbit Alungcipta, dan Universitas Pertahanan RI mencerminkan sinergi yang sehat antara dunia literasi, penerbitan, dan pendidikan tinggi.
Kehadiran Ade Rizky Oktavian dalam acara peluncuran buku juga dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral insan penerbitan dalam memastikan buku-buku berkualitas sampai kepada pembaca yang tepat, khususnya generasi muda dan komunitas akademik.
Acara peluncuran buku tersebut dihadiri oleh sivitas akademika Unhan RI, tokoh militer, pegiat literasi, serta tamu undangan dari berbagai latar belakang. Diskusi yang berkembang menyoroti pentingnya literasi sebagai fondasi kepemimpinan berbasis nilai.
Menurut Ade, literasi tidak boleh berhenti pada produksi buku semata, tetapi harus diikuti dengan upaya membangun budaya membaca dan ruang diskusi yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Melalui peluncuran buku Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan, Ade Rizky Oktavian berharap gerakan literasi yang diinisiasi Bhumi Literasi Anak Bangsa dapat terus tumbuh, menghadirkan karya-karya bermutu, serta berkontribusi nyata dalam membentuk pemimpin bangsa yang berintegritas dan berwawasan luas.


