Bhumi Literasi Anak Bangsa Jawa Timur berkolaborasi dengan Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat Pengurus Pusat Bhumi Literasi Anak Bangsa sukses menyelenggarakan kegiatan Ngobrol Bareng Spesial Ramadan bertajuk “Menjaga Martabat Manusia di Era Digital” pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui TikTok resmi Bhumi Literasi dan mendapat antusiasme dari para peserta yang mengikuti secara daring.
Acara ini menghadirkan Ketua DPW Jawa Timur, Muhammad Ilmi Khoiron Najib, S.Kom., sebagai pembicara. Diskusi dipandu oleh Irma Putri Farahani, S.Psi., selaku Ketua Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat DPP Bhumi Literasi Anak Bangsa yang bertindak sebagai moderator.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB ini membahas pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah derasnya arus transformasi digital. Dalam pemaparannya, Muhammad Ilmi Khoiron Najib menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan literasi digital dan etika bermedia sosial yang kuat.
Menurutnya, era digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarya dan berbagi gagasan. Namun di sisi lain, ruang digital juga menyimpan tantangan seperti penyebaran hoaks, perundungan siber, hingga degradasi moral akibat konten yang tidak mendidik. Oleh karena itu, menjaga martabat manusia menjadi tanggung jawab bersama.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab moral dalam menggunakan teknologi. Media sosial bukan hanya ruang ekspresi, tetapi juga ruang publik yang menuntut etika, empati, dan tanggung jawab sosial.
Sementara itu, Irma Putri Farahani dalam sesi moderasi mengajak peserta untuk lebih reflektif dalam menggunakan platform digital. Ia menekankan bahwa literasi tidak hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami konteks, menyaring informasi, serta menjaga nilai kemanusiaan dalam setiap interaksi daring.
Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dari para penonton yang mengikuti siaran langsung melalui TikTok Bhumi Literasi Anak Bangsa. Beberapa pertanyaan mengangkat isu perlindungan anak di ruang digital serta strategi membangun budaya literasi yang sehat di lingkungan keluarga dan komunitas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bhumi Literasi Anak Bangsa dalam memperkuat peran literasi sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa. Kolaborasi antara DPW Jawa Timur dan Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat DPP menunjukkan sinergi organisasi dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Momentum Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kemanusiaan, termasuk dalam kehidupan digital. Pesan-pesan yang disampaikan dalam diskusi ini diharapkan mampu menjadi pengingat agar teknologi dimanfaatkan untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama.
Secara keseluruhan, acara Ngobrol Bareng Spesial Ramadan ini berjalan lancar dan penuh makna. Bhumi Literasi berharap kegiatan ini memberikan manfaat luas serta mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga martabat manusia di era digital yang terus berkembang.

