-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Bhumi Literasi Malang: Menguatkan Identitas Diri Lewat “Ismi wa Usrati”

    Bhumi Literasi
    Saturday, February 28, 2026, February 28, 2026 WIB Last Updated 2026-03-01T04:13:24Z

     


    Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menghadirkan ruang diskusi inspiratif dalam program Ngobrol Bareng Spesial Ramadan yang akan disiarkan secara langsung melalui TikTok pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 15.30 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema “Ismi wa Usrati: Nama, Keluarga, dan Identitas Diri” sebagai refleksi mendalam di bulan suci.


    Program ini menghadirkan H. M. Arif, S.Hum., M.Pd., M.A., selaku Ketua DPC Malang, sebagai narasumber. Diskusi akan dipandu oleh Maulana Anshori, S.Pd., Sekretaris DPC Malang, yang dikenal aktif menggerakkan literasi di kalangan pemuda dan masyarakat.


    Tema “Ismi wa Usrati” dipilih bukan tanpa alasan. Dalam Islam dan budaya Nusantara, nama bukan sekedar identitas administratif, melainkan doa dan harapan orang tua. Nama menjadi penanda makna sekaligus arah perjalanan hidup seseorang.


    Selain membahas makna nama, diskusi ini juga menyoroti keluarga sebagai madrasah pertama bagi setiap individu. Dari keluargalah nilai, karakter, dan fondasi kepribadian dibentuk sebelum seseorang mengenal dunia yang lebih luas.


    Di tengah derasnya arus digital dan perubahan sosial yang cepat, persoalan identitas diri menjadi semakin relevan. Banyak generasi muda yang mengalami krisis jati diri akibat pengaruh lingkungan dan media sosial yang tak terbendung.


    Melalui forum ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa ingin mengajak masyarakat untuk kembali meneguhkan identitas diri yang berakar pada nilai agama, budaya, dan keluarga. Ramadan dinilai sebagai momentum tepat untuk melakukan refleksi dan perbaikan diri.


    Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bhumi Literasi dalam membangun budaya diskusi yang sehat dan bermakna. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami diri dan lingkungan.


    Dengan format siaran langsung di TikTok, diharapkan diskusi ini dapat menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda. Interaksi secara langsung memungkinkan peserta untuk bertanya dan berbagi pandangan secara real time.


    Antusiasme terhadap program Ngobrol Bareng Spesial Ramadan diperkirakan cukup tinggi, mengingat tema yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Identitas diri adalah fondasi dalam menjalani kehidupan yang bermakna.


    Melalui kegiatan ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap setiap peserta mendapatkan kesadaran baru: bahwa setiap nama adalah doa, setiap keluarga adalah sekolah pertama, dan setiap diri memiliki misi kehidupan yang perlu dijaga dan diperjuangkan. 

    Komentar

    Tampilkan