Ketua Dewan Pengurus Wilayah Nusa Tenggara Barat Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizqi Munandhar, menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap masyarakat dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah.
Ia mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri melalui peningkatan kualitas ibadah serta memperbanyak kegiatan yang bermanfaat. Menurutnya, bulan Ramadhan bukan hanya waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan meningkatkan ketakwaan dan kualitas intelektual.
Rizqi menekankan pentingnya budaya membaca selama bulan Ramadhan sebagai bagian dari penguatan literasi masyarakat. Dengan membaca, masyarakat dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan dan sosial.
Selain itu, ia mengajak masyarakat NTB untuk memanfaatkan waktu luang di bulan Ramadhan dengan kegiatan positif yang memberikan nilai tambah, seperti mengikuti kajian, diskusi, maupun kegiatan literasi yang inspiratif. Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk membangun kebiasaan baik yang dapat terus berlanjut setelah bulan suci berakhir.
Dalam rangka mendukung gerakan literasi tersebut, DPW NTB Bhumi Literasi Anak Bangsa akan menyelenggarakan kegiatan “Ngobrol Bareng Spesial Ramadhan” yang dilaksanakan secara daring melalui siaran langsung media sosial. Kegiatan ini dirancang agar dapat diikuti masyarakat secara luas tanpa terbatas lokasi.
Acara tersebut akan menghadirkan narasumber inspiratif yang akan membahas tema-tema seputar literasi, pengembangan diri, serta motivasi menjalani Ramadhan secara produktif. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi ruang berbagi inspirasi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Rizqi menyampaikan bahwa kegiatan literasi berbasis digital merupakan langkah strategis untuk menjangkau generasi muda yang aktif menggunakan media sosial. Dengan pendekatan tersebut, pesan literasi diharapkan dapat diterima lebih luas dan efektif.
Ia juga berharap masyarakat NTB dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut dengan mengikuti siaran langsung, berdiskusi, serta menyebarkan informasi kegiatan kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan literasi di daerah.
Menurutnya, gerakan membaca dan berdiskusi selama Ramadhan akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia di NTB secara berkelanjutan.
Melalui momentum Ramadhan 1447 H ini, DPW NTB Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap masyarakat dapat mengisi bulan suci dengan kegiatan yang memperkuat iman, ilmu, dan kepedulian sosial, sehingga Ramadhan menjadi sarana membangun generasi yang religius sekaligus literat.

