Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa, Dr. R. Nugraha Gumilar, menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. Ia berharap bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, kepedulian sosial, serta semangat menebar kebaikan.
Dalam pesannya, Mayjen TNI (Purn.) Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc. mengajak seluruh pengurus Bhumi Literasi Anak Bangsa di berbagai daerah untuk menjadikan Ramadhan sebagai waktu terbaik memperkuat gerakan literasi nasional. Menurutnya, budaya membaca harus terus ditumbuhkan agar masyarakat Indonesia semakin maju dan berdaya saing.
Ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya bulan ibadah ritual, tetapi juga bulan pembelajaran dan pengembangan diri. Membaca buku, berdiskusi, serta berbagi ilmu merupakan bagian dari ibadah intelektual yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan masyarakat.
Selain mengajak para pengurus organisasi, ia juga mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan yang produktif, seperti memperbanyak membaca, menulis, dan mengikuti kegiatan edukatif yang memperkaya wawasan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan, Bhumi Literasi Anak Bangsa akan menyelenggarakan program “Ngobrol Bareng Spesial Ramadhan” yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang diskusi inspiratif yang menghadirkan berbagai narasumber dari beragam latar belakang.
Acara tersebut akan diselenggarakan secara daring melalui siaran langsung di media sosial, sehingga masyarakat dari berbagai wilayah dapat ikut berpartisipasi tanpa batasan jarak. Format interaktif juga memungkinkan peserta untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber.
Menurut pihak penyelenggara, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat literasi sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota komunitas literasi dan masyarakat luas. Ramadhan dinilai sebagai momentum yang tepat untuk membangun kebiasaan positif yang berkelanjutan.
Program diskusi ini juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda agar lebih aktif memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan edukatif, bukan hanya untuk hiburan semata. Literasi digital yang kuat akan membantu masyarakat menghadapi tantangan era informasi.
Melalui pesan Ramadhan tersebut, Nugraha Gumilar menekankan pentingnya keseimbangan antara ibadah spiritual dan pengembangan intelektual. Ia percaya bahwa masyarakat yang rajin membaca dan belajar akan memiliki daya pikir kritis serta karakter yang lebih kuat.
Di akhir pesannya, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjadikan bulan suci ini sebagai momentum memperbanyak ibadah, membaca, serta berbagi ilmu demi kemajuan bangsa.

