-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    DPW Sultra Bhumi Literasi Ajak Warga Sultra Tingkatkan Ibadah dan Budaya Membaca Selama Ramadhan

    Bhumi Literasi
    Tuesday, February 17, 2026, February 17, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T03:52:09Z


    KENDARI – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sulawesi Tenggara Bhumi Literasi Anak Bangsa, Muh. Husriadi, S.AB., M.AB., menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Sulawesi Tenggara. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah.

    Dalam pernyataannya, Muh. Husriadi mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual. Ia menekankan bahwa bulan suci bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.

    Menurutnya, Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, baik yang bersifat wajib maupun sunnah. Ia mengajak masyarakat untuk lebih khusyuk dalam menjalankan shalat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan sedekah dan amal kebaikan lainnya.

    Selain ibadah, DPW Sulawesi Tenggara Bhumi Literasi Anak Bangsa juga mendorong masyarakat untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan membaca. Literasi dinilai sebagai salah satu bentuk ibadah intelektual yang dapat memperluas wawasan serta memperkuat karakter generasi muda.

    Muh. Husriadi menegaskan bahwa budaya membaca perlu terus ditumbuhkan, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh ketenangan dan refleksi. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan waktu luang untuk membaca buku-buku inspiratif, keagamaan, maupun pengembangan diri.

    Sebagai wujud komitmen dalam menggerakkan budaya literasi, DPW Sulawesi Tenggara akan menggelar acara “Ngobrol Bareng Spesial Ramadhan.” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang diskusi santai namun bermakna untuk membahas berbagai tema literasi dan pengembangan diri.

    Acara tersebut akan diselenggarakan secara daring melalui siaran langsung di media sosial resmi Bhumi Literasi Anak Bangsa. Dengan konsep live sosmed, kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas tanpa terbatas jarak dan waktu.

    Muh. Husriadi mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk bergabung dan aktif berdiskusi dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya dialog sebagai sarana bertukar gagasan serta memperkaya perspektif, terutama dalam membangun budaya literasi yang kuat.

    Menurutnya, Ramadhan bukan hanya bulan ibadah personal, tetapi juga momentum membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan. Dengan membaca dan berdiskusi, masyarakat dapat meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat fondasi intelektual.

    Muh. Husriadi berharap Ramadhan 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi masyarakat Sulawesi Tenggara untuk terus belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama dalam bingkai literasi dan keimanan. 

    Komentar

    Tampilkan