-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Tahan Menderita Dan Kuat Disiksa

    Bhumi Literasi
    Sunday, February 1, 2026, February 01, 2026 WIB Last Updated 2026-02-02T00:38:39Z

     

    (Untuk Semua Pribadi Yang Sedang Berjuang Dalam Kehidupannya)

     

    Bulan Januari Tahun 2026 telah dilalui dengan berbagai dinamikanya, dan kita memasuki Bulan Februari penuh makna yang semakin bergetar dan tentunya tidak mudah dengan tantangan yang berbeda walau kendala mungkin ada yang tetap sama.

    Ada hal penting yang dapat dipetik dari perjalanan awal tahun ini, yaitu perlunya kita memaknai bahwa Jiwa dan Diri kita harus "Tahan Menderita" dan mampu memasuki fase untuk "Kuat Disiksa".

    Makna dari “Tahan Menderita” disini adalah bukan terhadap fisik saja tetapi lebih jauh lagi yaitu bagaimana Jiwa dan Hati kita mampu menghadapi situasi yang membuat diri kita tidak nyaman. Ketidaknyaman timbul karena dampak situasi yang kita hadapi secara nyata, seperti kita tidak bisa mewujudkan hal yang kita inginkan, atau kita tidak mampu memenuhi keharusan atau kewajiban yang biasa mudah kita adakan,  tetapi saat ini menjadi hal yang sulit dan berat serta belum lagi berbagai tantangan yang datang, untuk itu jika tidak disikapi dengan bijaksana, ini dapat membuat diri secara hati dan jiwa menderita, sedih dan kadang marah.

    Untuk itu, disini perlunya “Ketenangan Hati Tiada Tanding” yang harus dimiliki setiap pribadi. Setiap pribadi memang dan harus memiliki harapan dan impian, tetapi jika harapan dan impian itu sulit diwujudkan, bahkan malah akan menjadikan beban dan siksaan, maka segeralah benahi kemampuan daya tahan diri kita untuk menerima itu semua. Dengan menerima secara sadar, maka kekuatan dalam pikiran dan jiwa secara alamiah akan memberikan kemampuan daya tahan untuk menghadapi penderitaan itu.

    Tahan menderita berarti harus menerima apa yang saat ini sedang dijalani dan tetap memberikan dampak positif dari dalam tubuh berwujud bentuk pribadi terbaik secara pemikiran, perilaku dan perkataan terhadap lingkungan.

    Manifestasi Tahan Menderita adalah kemampuan diri yang “Kuat Disiksa”, yaitu dimana diri pribadi tetap melaksanakan hidup dengan terbaik sesuai tanggung jawab yang diberikan dan dipercayakan padanya, serta tidak pernah menyesal dalam menghadapi penderitaan yang datang dan datang lagi diwaktu berikutnya dalam hidup. Jika seseorang merasa menyesal karena telah menghadapi tantangan dalam perjalanan hidupnya dan tidak mau menghadapi tantangan itu lagi, maka dia bukan pribadi yang tahan menderita dan kuat disiksa, tetapi dia merupakan pribadi yang terpaksa melalui jalan itu dan tidak mau mengulangi lagi, walau dia tidak tahu tantangan hidup dijalan lainnya.

    Akhirnya, pelajaran yang kita dapat adalah jika tantangan itu datang bukan karena perilaku bodoh kita atau kesalahan yang sadar kita lakukan, maka jangan pernah takut untuk menguatkan jiwa dengan tanamkan “Ketenangan Hati Tiada Tanding” dalam menjalani hidup melalui pendekatan kepada Sang Pemilik Alam ini, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa.

    Jika kita mengalami tantangan hidup karena perilaku kita, yang perlu dilakukan adalah akui dan mohon ampunan pada-NYA, kemudian lanjutkan dengan Hati dan Jiwa terbaik kita yang sudah terbarukan.

    Jadi tetaplah jadi pribadi yang “Tahan Menderita” dan “Kuat Disiksa” dalam menjalani hidup ini, karena badai hidup hari ini adalah bukan badai yang kemarin, tetapi bukan tidak mungkin badai hari depan lebih ganas dari badai hidup hari ini.

     

    Penulis: Bayu Kurnianto, S.Kom., M.T.I., CHRMP. (Pembina)
    Editor: Bid. Media dan Publikasi

    Komentar

    Tampilkan