Ketua DPW Jawa Timur Bhumi Literasi Anak Bangsa secara resmi memberikan mandat kepada Ketua DPC Malang untuk memperkuat bidang kaderisasi dan keanggotaan di wilayah Jawa Timur. Penyerahan mandat tersebut tertuang dalam Surat Mandat Nomor: 005/B/DPW-JATIM/Bhumi-Literasi/III/2026 yang diterbitkan di Malang pada 30 Maret 2026.
Surat mandat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPW Jawa Timur, Muhammad Ilmi Khoiron Najib. Dalam dokumen tersebut, ia menunjuk H. Muhammad Arif untuk menjalankan tugas tambahan sebagai Pejabat Pengganti Sementara (Pgs.) Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPW Jawa Timur.
Dalam isi mandat disebutkan bahwa penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan program kaderisasi organisasi tetap berjalan secara maksimal. Ketua DPC Malang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk menjalankan tugas tersebut hingga ditetapkannya pejabat definitif pada bidang tersebut.
Melalui mandat ini, H. Muhammad Arif diberikan kewenangan untuk mengoordinasikan seluruh kegiatan kaderisasi di lingkungan DPW Jawa Timur. Tidak hanya itu, ia juga bertanggung jawab melakukan pendataan serta penguatan keanggotaan Bhumi Literasi Anak Bangsa di berbagai wilayah di Jawa Timur.
Ketua DPW Jawa Timur, Muhammad Ilmi Khoiron Najib, dalam keterangannya menegaskan bahwa kaderisasi merupakan salah satu fondasi utama organisasi. Menurutnya, tanpa kaderisasi yang kuat, organisasi tidak akan mampu berkembang secara berkelanjutan, terutama dalam menjalankan misi literasi bagi masyarakat.
Sementara itu, penunjukan Ketua DPC Malang sebagai Pgs. Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan diharapkan dapat mempercepat konsolidasi organisasi di tingkat daerah. Wilayah Jawa Timur dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan gerakan literasi, terutama melalui penguatan struktur keanggotaan yang lebih tertata.
H. Muhammad Arif menyampaikan kesiapannya menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memperkuat jaringan anggota dan membangun sistem kaderisasi yang lebih terstruktur serta berkelanjutan.
Selain mengoordinasikan kaderisasi, mandat ini juga memberikan tugas kepada yang bersangkutan untuk melakukan pendataan anggota secara lebih sistematis. Langkah tersebut dianggap penting agar program-program organisasi dapat berjalan tepat sasaran dan melibatkan anggota secara aktif.
Surat mandat tersebut juga memuat beberapa tembusan, di antaranya kepada Sekretaris Umum, Kabid Kaderisasi dan Keanggotaan DPP, Sekretaris DPW Jawa Timur, serta arsip organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa mandat tersebut bersifat resmi dan menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi di tingkat wilayah.
Dengan adanya mandat ini, DPW Jawa Timur Bhumi Literasi Anak Bangsa diharapkan semakin solid dalam menjalankan program-program literasi. Penguatan kaderisasi dan keanggotaan diyakini akan menjadi langkah strategis untuk memperluas gerakan literasi serta meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarakat luas.


