-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Bhumi Literasi Anak Bangsa Luncurkan “Ruang Opini”, Dorong Pengurus Tulis Isu Strategis Nasional

    Bhumi Literasi
    Wednesday, March 25, 2026, March 25, 2026 WIB Last Updated 2026-03-25T08:31:14Z

     


    Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi yang kuat di Indonesia. Setelah sukses menyelenggarakan program “Ngobrol Bareng Bhumi Literasi”, kini organisasi tersebut meluncurkan kegiatan baru bertajuk “Ruang Opini Bhumi Literasi” yang fokus pada penulisan artikel opini oleh seluruh pengurus di berbagai tingkatan.

    Program ini secara resmi diumumkan melalui Surat Edaran Nomor 006/Sekum/Bhumi-Literasi/III/2026 yang diterbitkan pada 25 Maret 2026 di Jakarta. Surat edaran tersebut ditujukan kepada para Ketua Bidang di tingkat DPP, Ketua DPW, dan Ketua DPC agar seluruh unsur organisasi berpartisipasi aktif dalam kegiatan penulisan opini berdasarkan tema yang telah ditentukan.

    Tema yang diangkat dalam kegiatan perdana “Ruang Opini Bhumi Literasi” adalah “Selat Hormuz dan Stabilitas Harga BBM Nasional.” Tema ini dipilih karena dinilai relevan dengan dinamika geopolitik global, khususnya yang berkaitan dengan kawasan Selat Hormuz yang memiliki peran penting dalam distribusi minyak dunia. Melalui tema tersebut, Bhumi Literasi Anak Bangsa ingin mendorong pengurus untuk memahami isu global secara lebih kritis dan mendalam.

    Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan budaya literasi, memperkuat tradisi berpikir kritis, serta mendorong kontribusi intelektual pengurus terhadap isu-isu strategis nasional dan global. DPP Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap kegiatan ini mampu melahirkan tulisan-tulisan opini yang berkualitas dan edukatif bagi masyarakat luas.

    Seluruh artikel yang dikirimkan nantinya akan dipublikasikan melalui website resmi Bhumi Literasi Anak Bangsa. Namun sebelum dipublikasikan, setiap tulisan akan melalui proses screening dan kurasi oleh Bidang Media dan Publikasi DPP. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa artikel yang diterbitkan memiliki substansi yang kuat, argumentasi yang logis, serta menggunakan bahasa yang layak untuk konsumsi publik.

    Untuk mendukung keberhasilan program ini, DPP menetapkan kewajiban partisipasi bagi seluruh pengurus organisasi. Setiap satu bidang di tingkat DPP, satu DPW, dan satu DPC diwajibkan mengirimkan minimal satu artikel opini sesuai dengan tema yang telah ditentukan. DPW juga diminta untuk mengoordinasikan seluruh DPC di wilayahnya agar dapat berpartisipasi secara optimal.

    Selain itu, para Ketua Bidang DPP, Ketua DPW, dan Ketua DPC juga diminta bertanggung jawab terhadap kualitas tulisan yang dikirimkan oleh anggota di bawah koordinasinya. Hal ini dinilai penting agar setiap artikel benar-benar mencerminkan pemikiran yang kritis, argumentatif, dan memiliki nilai edukatif bagi masyarakat, khususnya dalam memahami dampak geopolitik terhadap stabilitas harga BBM nasional.

    Adapun artikel opini dikirimkan kepada DPP Bhumi Literasi Anak Bangsa melalui Ketua Bidang Pendidikan dan Kurikulum DPP, yakni Jonathan Parhusip, dalam bentuk file Microsoft Word. DPP juga menetapkan ketentuan bahwa artikel minimal terdiri dari lima paragraf dan maksimal sepuluh paragraf, serta harus menggunakan bahasa yang baik dan benar.

    Kegiatan penulisan opini ini akan dimulai pada 26 Maret hingga 26 April 2026. Selama periode tersebut, seluruh pengurus diharapkan dapat berkontribusi aktif dengan menulis opini yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dan konstruktif bagi masyarakat.

    Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Prasetyo Budhi Setiawan selaku Pgs. Sekretaris Umum DPP Bhumi Literasi Anak Bangsa. Melalui program “Ruang Opini Bhumi Literasi”, organisasi ini berharap dapat membangun tradisi literasi yang lebih kuat sekaligus mendorong pengurusnya menjadi penulis opini yang aktif dan berpengaruh di ruang publik. 

    Komentar

    Tampilkan