-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Mayjen TNI (Purn.) Dr. R. Nugraha Gumilar Jadi Pemateri Binpuan Asro TNI AD TA 2026

    Bhumi Literasi
    Monday, June 29, 2026, June 29, 2026 WIB Last Updated 2026-06-30T02:35:40Z

     


    Jakarta –
    Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang penelitian kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Pembinaan Kemampuan Analisis Sistem dan Riset Operasi (Binpuan Asro) TNI AD Tahap I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Aula Satiti Madislitbangad, dengan dipimpin oleh Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad).

    Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI (Purn.) Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc., yang juga dikenal sebagai Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa, hadir sekaligus menjadi pemateri utama dalam sesi pembukaan. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam memberikan penguatan wawasan mengenai pentingnya analisis sistem dan riset operasi sebagai fondasi dalam mendukung proses pengambilan keputusan yang efektif di lingkungan TNI AD.

    Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut diikuti oleh personel TNI AD para pegiat Litbang. Pembinaan kemampuan ini bertujuan meningkatkan kompetensi prajurit dan aparatur TNI AD agar mampu menghasilkan analisis yang komprehensif, objektif, dan berbasis data dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

    Dalam pemaparannya, Mayjen TNI (Purn.) Dr. R. Nugraha Gumilar menekankan bahwa perkembangan teknologi, perubahan karakter ancaman, serta kompleksitas tantangan keamanan nasional menuntut hadirnya kemampuan analisis yang semakin adaptif. Oleh karena itu, penguasaan metodologi analisis sistem dan riset operasi menjadi kompetensi yang harus terus dikembangkan oleh setiap personel yang terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan.

    Menurutnya, analisis sistem tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen untuk menyusun berbagai alternatif solusi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Sementara itu, riset operasi memberikan pendekatan kuantitatif dalam menentukan pilihan terbaik berdasarkan data, fakta, dan berbagai variabel yang memengaruhi suatu keputusan strategis.

    Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kualitas kebijakan organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas data dan hasil analisis yang dimiliki. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang penelitian harus berjalan seiring dengan penguatan budaya berpikir kritis, inovatif, dan berorientasi pada pemecahan masalah secara sistematis.

    Penyelenggaraan Binpuan Asro Tahap I TA 2026 juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI AD dalam membangun organisasi yang modern, profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan pendekatan akademik dengan pengalaman lapangan sehingga menghasilkan rekomendasi yang memiliki nilai strategis bagi organisasi.

    Sebagai Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa, Mayjen TNI (Purn.) Dr. R. Nugraha Gumilar turut mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan budaya literasi, penelitian, dan pembelajaran sepanjang hayat. Menurutnya, organisasi yang unggul tidak hanya dibangun oleh kekuatan personel dan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan berpikir ilmiah, kemampuan membaca perubahan, serta kemauan untuk terus berinovasi.

    Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang mengikuti setiap sesi pembahasan. Berbagai materi yang disampaikan diharapkan mampu memperkaya wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan praktis peserta dalam menerapkan metode analisis sistem dan riset operasi pada berbagai permasalahan yang dihadapi organisasi TNI AD.

    Melalui kegiatan Pembinaan Kemampuan Analisis Sistem dan Riset Operasi TNI AD Tahap I Tahun Anggaran 2026 ini, TNI AD kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta memiliki kemampuan analitis yang kuat. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengembangan organisasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD di masa depan.


    Komentar

    Tampilkan