-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Hawaii National Guard dan TNI Perkuat Kerja Sama Keamanan Siber Melalui Information System and Technology Exchange 2019

    Bhumi Literasi
    Friday, July 17, 2026, July 17, 2026 WIB Last Updated 2026-07-17T12:05:02Z

     


    Jakarta – Hawaii Army National Guard bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali memperkuat kerja sama di bidang keamanan siber melalui kegiatan Information System and Technology Exchange (ISTX) 2019 yang diselenggarakan di Jakarta pada 23 Juli 2019. Program ini menjadi bagian dari State Partnership Program (SPP) yang telah lama menjembatani kolaborasi antara Hawaii National Guard dan Indonesia dalam berbagai bidang pertahanan dan keamanan.

    Dalam kegiatan tersebut, Capt. John Conley dari Hawaii Army National Guard, Kapten Laut (T) Gilang Chrisnamurti dari TNI Angkatan Laut, serta Mayor Sakundira Parama dari TNI Angkatan Darat mengikuti berbagai sesi presentasi dan diskusi yang membahas perkembangan teknologi informasi serta tantangan keamanan siber di era digital. Kehadiran para perwira dari kedua negara menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kapasitas sumber daya manusia di bidang pertahanan siber.

    ISTX 2019 merupakan penyelenggaraan ketiga sejak pertama kali digelar dalam kerangka kerja sama State Partnership Program. Program ini dirancang sebagai wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam pengelolaan sistem informasi dan teknologi, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan infrastruktur informasi strategis.

    Melalui forum tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai isu penting, mulai dari ancaman siber yang terus berkembang, metode deteksi serangan digital, hingga strategi mitigasi risiko terhadap sistem informasi militer dan infrastruktur vital nasional. Diskusi juga menyoroti pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai bentuk serangan siber yang semakin kompleks.

    Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah membantu pengembangan doktrin keamanan siber yang adaptif terhadap dinamika ancaman global. Dengan berbagi pengalaman dan pendekatan yang telah diterapkan masing-masing negara, diharapkan tercipta kerangka kerja yang mampu meningkatkan efektivitas perlindungan aset informasi strategis dari ancaman malware, virus, maupun intrusi siber.

    Selain penguatan aspek teknis, ISTX juga menjadi media untuk mempererat hubungan profesional antara personel militer Indonesia dan Amerika Serikat. Interaksi langsung melalui presentasi, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memahami tantangan operasional serta solusi yang diterapkan dalam menjaga keamanan ruang siber.

    Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah menjadikan keamanan siber sebagai salah satu prioritas utama dalam sistem pertahanan modern. Ancaman terhadap jaringan komunikasi, pusat data, maupun sistem komando dan pengendalian kini dapat berdampak langsung terhadap stabilitas keamanan nasional. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah strategis yang tidak dapat diabaikan.

    Kerja sama melalui State Partnership Program mencerminkan komitmen kedua negara untuk membangun kemampuan pertahanan yang adaptif terhadap tantangan masa depan. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam bidang teknologi informasi diyakini mampu memperkuat ketahanan siber Indonesia sekaligus meningkatkan interoperabilitas antara kedua mitra strategis.

    Bagi TNI, partisipasi dalam Information System and Technology Exchange memberikan manfaat dalam memperluas wawasan mengenai standar internasional, pengembangan kebijakan keamanan informasi, serta penerapan teknologi terkini dalam mendukung operasi pertahanan. Kolaborasi semacam ini juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya keamanan informasi di lingkungan militer.

    Melalui penyelenggaraan ISTX 2019, Hawaii National Guard dan Tentara Nasional Indonesia kembali menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi ancaman siber yang bersifat lintas batas. Dengan memperkuat kerja sama, berbagi praktik terbaik, serta meningkatkan kapabilitas personel, kedua pihak berkomitmen untuk menjaga keamanan infrastruktur informasi kritis dan mewujudkan ruang siber yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.


    Sumber: https://picryl.com/media/hawaii-army-national-guard-capt-john-conley-tentara-023183

    Komentar

    Tampilkan