-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Ketum Bhumi Literasi Dukung Penerbitan Buku "Ketenangan Hati Tiada Tanding" Karya Kolonel Bayu Kurnianto

    Bhumi Literasi
    Friday, July 17, 2026, July 17, 2026 WIB Last Updated 2026-07-17T11:53:35Z

     


    Jakarta – Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc., menyatakan dukungan penuh terhadap penerbitan buku berjudul "Ketenangan Hati Tiada Tanding" karya Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto, S.Kom., M.T.I., CHRMP., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong lahirnya karya-karya literasi yang mampu memberikan manfaat dan inspirasi bagi masyarakat luas.

    Menurut Rizal Mutaqin, buku Ketenangan Hati Tiada Tanding hadir pada momentum yang tepat ketika masyarakat menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Ia menilai buku tersebut tidak hanya menghadirkan rangkaian tulisan yang inspiratif, tetapi juga mengajak pembaca untuk menemukan kedamaian batin sebagai landasan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan penuh kebijaksanaan.

    Dalam proses penerbitannya, Rizal Mutaqin turut mengambil peran sebagai editor buku tersebut. Sebagai editor, ia bertanggung jawab melakukan penyuntingan naskah agar alur penyampaian gagasan menjadi lebih sistematis, komunikatif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan pembaca tanpa mengurangi substansi pemikiran yang disampaikan oleh penulis.

    Rizal Mutaqin menyampaikan bahwa kolaborasi antara penulis dan editor merupakan faktor penting dalam menghasilkan sebuah buku yang berkualitas. Menurutnya, proses penyuntingan bukan sekedar memperbaiki tata bahasa, melainkan juga memastikan pesan yang ingin disampaikan penulis dapat diterima secara utuh oleh pembaca sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya semakin kuat.

    Sementara itu, Kolonel Bayu Kurnianto menjelaskan bahwa buku Ketenangan Hati Tiada Tanding lahir dari keinginan untuk mengajak masyarakat membangun kekuatan dari dalam diri. Ia meyakini bahwa ketenangan hati merupakan modal utama dalam menghadapi dinamika kehidupan, menjalankan pengabdian, serta mengambil keputusan secara bijaksana di tengah berbagai tantangan zaman.

    Sebagai organisasi yang bergerak di bidang literasi, Bhumi Literasi Anak Bangsa terus berupaya menghadirkan ruang bagi para penulis, akademisi, praktisi, maupun tokoh masyarakat untuk menuangkan gagasan dalam bentuk buku. Langkah tersebut sejalan dengan visi organisasi untuk membangun budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan melalui penerbitan karya-karya yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    Rizal Mutaqin berharap kehadiran buku ini mampu menjadi sumber motivasi bagi pembaca dari berbagai latar belakang. Ia menilai bahwa ketenangan hati bukan hanya persoalan spiritual, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun karakter, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

    Ia mengajak seluruh insan literasi untuk terus menghasilkan karya yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial. Menurutnya, buku merupakan media yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan, pengalaman hidup, serta nilai-nilai kebajikan kepada generasi berikutnya.

    Penerbitan buku Ketenangan Hati Tiada Tanding sekaligus menjadi bukti kuatnya sinergi antara jajaran Dewan Pembina dan Dewan Pengurus Pusat Bhumi Literasi Anak Bangsa dalam membangun ekosistem literasi nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak karya bermutu yang memperkaya khazanah literasi Indonesia serta menginspirasi masyarakat untuk terus belajar, menulis, dan berkarya.

    Melalui dukungan penuh Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa serta keterlibatan langsung Rizal Mutaqin sebagai editor, buku Ketenangan Hati Tiada Tanding diharapkan dapat diterima secara luas oleh masyarakat. Kehadiran buku ini merupakan kontribusi nyata dalam menyebarluaskan nilai-nilai ketenangan, kebijaksanaan, dan semangat pengabdian melalui jalur literasi, sekaligus memperkuat peran Bhumi Literasi Anak Bangsa sebagai penggerak budaya membaca dan menulis di Indonesia.

    Komentar

    Tampilkan