-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Kabid Sospemas DPP Bhumi Literasi: Menebar Literasi, Menumbuhkan Peradaban

    Bhumi Literasi
    Friday, July 3, 2026, July 03, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T08:24:18Z

     


    Jakarta – Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan, berkarakter, dan berdaya saing. Semangat tersebut terus digaungkan oleh Irma Putri Farahani, Kabid Sospemas DPP Bhumi Literasi, melalui pesan inspiratifnya, "Menebar literasi, menumbuhkan peradaban."

    Menurut Irma, kemajuan sebuah bangsa tidak dapat dilepaskan dari kualitas literasi masyarakatnya. Semakin tinggi budaya membaca, menulis, berdiskusi, dan berpikir kritis, semakin besar pula peluang lahirnya generasi yang mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Oleh karena itu, gerakan literasi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekedar program seremonial.

    Sebagai Kabid Sospemas DPP Bhumi Literasi, Irma menilai bahwa pemberdayaan masyarakat melalui literasi merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar bagi pembangunan bangsa. Literasi mampu membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam berbagai bidang kehidupan.

    Irma juga menekankan bahwa pembangunan budaya literasi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia usaha, hingga keluarga memiliki tanggung jawab yang sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca dan belajar sepanjang hayat.

    Di lingkungan Bhumi Literasi, berbagai kegiatan terus dikembangkan sebagai bentuk implementasi gerakan literasi berbasis masyarakat. Program diskusi, pelatihan kepenulisan, kampanye membaca, serta pemberdayaan komunitas menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif, Bhumi Literasi berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

    Irma meyakini bahwa literasi tidak terbatas pada buku dan ruang kelas. Literasi juga mencakup kemampuan memahami informasi digital, berpikir kritis terhadap berbagai sumber informasi, serta membangun komunikasi yang sehat di tengah derasnya arus teknologi. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat.

    Ia mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor gerakan literasi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil, seperti membiasakan membaca, menulis pengalaman, berbagi pengetahuan, hingga menginspirasi orang lain untuk terus belajar. Semangat tersebut menjadi modal dalam membangun masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Bhumi Literasi terus memperkuat perannya sebagai organisasi yang mendorong lahirnya budaya literasi di berbagai daerah. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, organisasi berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial masyarakat.

    Bagi Irma Putri Farahani, literasi adalah jalan menuju kemajuan peradaban. Masyarakat yang gemar belajar akan lebih siap menghadapi perubahan, mampu menghasilkan inovasi, serta memiliki daya tahan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun teknologi. Karena itu, gerakan literasi harus terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Melalui semangat "Menebar literasi, menumbuhkan peradaban," Irma Putri Farahani berharap semakin banyak individu, komunitas, dan lembaga yang tergerak untuk menjadikan literasi sebagai gerakan bersama. Dengan menanamkan budaya belajar, membaca, dan menulis sejak dini, diharapkan akan lahir generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, serta mampu membangun peradaban bangsa yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

    Komentar

    Tampilkan