Jakarta – Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI (Wakapusjarah TNI), Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto, memimpin pelaksanaan Upacara Bendera 17-an Bulan Juli 2026 yang diikuti oleh seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pusat Sejarah TNI. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam amanat Kasum TNI yang dibacakan Wakapusjarah TNI, Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto menegaskan bahwa pelaksanaan upacara bendera bukan sekedar rutinitas seremonial, melainkan menjadi sarana untuk memperkuat karakter, integritas, serta loyalitas setiap prajurit dan ASN Pusjarah TNI dalam menjalankan tugas pengabdian.
Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan upacara bendera ini diharapkan integritas setiap prajurit dan ASN Pusjarah TNI semakin meningkat. Semangat pengabdian juga harus terus dijaga agar tetap berkobar dalam setiap pelaksanaan tugas demi mendukung kemajuan organisasi.
Menurut Wakapusjarah TNI, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional, dipercaya, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.
Pada kesempatan tersebut, Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN Pusjarah TNI atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas yang terus diberikan dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi.
Menurutnya, keberhasilan setiap program dan kegiatan Pusjarah TNI tidak terlepas dari sinergi seluruh personel. Semangat kebersamaan merupakan modal penting dalam mewujudkan organisasi yang semakin maju, solid, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi TNI.
Lebih lanjut, Wakapusjarah TNI mengajak seluruh prajurit dan ASN untuk terus menjaga kekompakan di lingkungan kerja. Ia menekankan bahwa persatuan dan kerja sama yang baik akan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.
Selain menjaga kekompakan, seluruh personel juga diminta untuk terus bangga menggelorakan semangat TNI PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas kinerja serta pelayanan kepada institusi dan masyarakat.
Semangat TNI PRIMA, lanjutnya, harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui peningkatan kompetensi, inovasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri sebagai prajurit dan aparatur negara yang berintegritas.
Upacara Bendera 17-an Bulan Juli 2026 di lingkungan Pusat Sejarah TNI pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh prajurit dan ASN dalam memberikan pengabdian terbaik. Dengan integritas, kekompakan, serta semangat TNI PRIMA yang terus menyala, diharapkan Pusjarah TNI semakin mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dalam mendukung kemajuan Tentara Nasional Indonesia.

