Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 TNI tahun 2025, DPC Madiun Bhumi Literasi Anak Bangsa sukses menyelenggarakan Lomba Menulis Cerpen bertema “Dedikasi dan Pengabdian TNI untuk Bangsa.” Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengekspresikan rasa hormat kepada TNI sebagai pilar pertahanan negara.
Lomba ini dibuka untuk umum dan berlangsung mulai 12 hingga 30 September 2025. Tema yang diusung mendorong para peserta menggali kisah inspiratif mengenai perjuangan, pengabdian, dan semangat patriotisme prajurit TNI di berbagai medan tugas. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya karya yang masuk sepanjang periode pengiriman.
DPC Madiun Bhumi Literasi Anak Bangsa menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar ajang kompetisi, melainkan juga momentum untuk memperkuat budaya literasi di kalangan pemuda. Melalui cerpen, para peserta diajak untuk lebih dekat memahami nilai-nilai pengabdian yang selama ini menjadi identitas TNI.
Selama masa penjurian, setiap karya dinilai berdasarkan orisinalitas, kedalaman cerita, kesesuaian tema, serta kualitas penulisan. Panitia juga melakukan pengecekan plagiasi untuk memastikan integritas kompetisi tetap terjaga. Tahapan ini menjadi salah satu langkah penting yang dijalankan dengan ketat dan transparan.
Pada awalnya, panitia berencana memilih tiga pemenang; juara 1, juara 2, dan juara 3. Namun, setelah melalui proses verifikasi, hanya dua karya yang lolos pengecekan plagiasi. Dengan demikian, hanya dua pemenang yang resmi diumumkan pada 5 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 TNI.
Dua peserta yang berhasil meraih penghargaan tersebut adalah Rafi Syihab Sastrabuana sebagai Juara 1 dan Salsabila Briliana Putri sebagai Juara 2. Keduanya dinilai mampu menghadirkan cerita yang kuat, menyentuh, serta sesuai dengan nilai-nilai pengabdian TNI yang ingin diangkat dalam kompetisi ini.
Panitia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Meskipun tidak semua karya keluar sebagai pemenang, setiap tulisan tetap menjadi bukti nyata semangat literasi dan kecintaan generasi muda terhadap bangsa. Semua peserta juga memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka.
Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai bentuk edukasi dan inspirasi. Literasi dianggap sebagai jalan perubahan, dan melalui tulisan, para peserta telah turut menyuarakan harapan serta penghormatan kepada para prajurit TNI.
Sebagai penutup, panitia kembali mengucapkan selamat kepada para pemenang. “Teruslah menulis, teruslah menginspirasi, dan jadilah bagian dari perubahan melalui literasi,” demikian pesan resmi yang disampaikan pada akhir pengumuman. Lomba ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tulisan mampu menjadi senjata moral yang memperkuat kecintaan terhadap tanah air.



