Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke-80, DPC Malang Bhumi Literasi Anak Bangsa sukses menggelar Lomba Menulis Cerpen Bahasa Arab yang mengangkat tema “Dedikasi dan Pengabdian TNI untuk Bangsa.” Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para mahasiswa, khususnya mereka yang memiliki minat pada literasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap nilai-nilai perjuangan.
Periode pendaftaran yang berlangsung pada 12–30 September 2025 mencatat antusiasme tinggi dari kampus maupun pesantren di Malang, Jawa Timur. Para peserta tidak hanya ditantang untuk menghadirkan cerita pendek terbaik, tetapi juga diwajibkan menyajikannya dalam bahasa Arab, sebuah upaya memperkaya kompetensi literasi sekaligus memperluas wawasan kebahasaan.
Momentum HUT ke-80 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2025 menjadi hari bersejarah bagi para peserta, karena pengumuman pemenang dilaksanakan tepat pada perayaan nasional tersebut. Hal ini memberikan nuansa khusus, sejalan dengan tema lomba yang menekankan semangat dedikasi dan pengabdian TNI bagi bangsa Indonesia.
Dalam pernyataannya, panitia menyampaikan bahwa setiap karya yang dikirimkan menunjukkan kualitas literasi dan kreativitas yang membanggakan. “Dari setiap kata yang ditulis, kami melihat jiwa literasi, dedikasi, dan pengabdian seperti semangat TNI yang pantang menyerah untuk bangsa,” ujar ketua penyelenggara.
Hasil lomba kemudian diumumkan secara resmi. Juara 1 diraih oleh Tim مدادالجندبالعلم, disusul Tim قيادةالكلمةلميعالعلوم sebagai Juara 2, dan Tim قبيلةبدوية yang menempati posisi Juara 3. Selain itu, dua tim lain berhasil meraih juara harapan, yakni Tim مقرمنيعالعلومللقيادة sebagai Juara Harapan 1 dan Tim Komando Abraha 111 sebagai Juara Harapan 2.
Seluruh peserta mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Sementara itu, karya-karya terbaik akan dibukukan dalam Antologi Cerpen Bahasa Arab HUT ke-80 TNI, yang rencananya akan diterbitkan sebagai dokumentasi literasi dan penghargaan terhadap kreativitas generasi muda.
Penyelenggara mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekedar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan semangat menulis dan jiwa kebangsaan melalui media bahasa Arab. Hal ini sejalan dengan visi Bhumi Literasi Anak Bangsa untuk membangun budaya literasi yang inklusif dan progresif.
Kreativitas para peserta menjadi bukti bahwa bahasa mampu menyatukan semangat, menciptakan ruang dialog, dan meneguhkan rasa cinta tanah air. Melalui karya yang mereka hasilkan, nilai perjuangan, pengabdian, dan nasionalisme disampaikan dengan cara yang indah dan bermakna.
Di akhir pengumuman, panitia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan peserta. “Kreativitas dan semangat kalian luar biasa! Teruslah menulis, berkarya, dan menjadi bagian dari perubahan positif lewat literasi,” tutup penyelenggara penuh harap.



