Di era digital yang terus berkembang, kemampuan memahami teknologi bukan lagi sekedar pilihan, melainkan kebutuhan. Hal inilah yang menjadi semangat utama dalam acara Ngobrol Bareng Rizal Mutaqin, sebuah sesi diskusi santai namun penuh wawasan yang membahas pemanfaatan Arduino untuk kehidupan sehari-hari. Event ini digelar secara online melalui Google Meet pada 21 September 2025 pukul 13.00 WIB, dan dibuka secara gratis hanya untuk 10 peserta terpilih.
Rizal Mutaqin, Founder Bhumi Literasi Anak Bangsa sekaligus penulis buku Pemrograman Arduino, menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Dengan pengalamannya dalam literasi teknologi, Rizal berupaya menunjukkan bahwa Arduino bukanlah perangkat eksklusif yang hanya bisa dipahami oleh anak teknik atau kalangan IT saja. Arduino justru bisa menjadi jembatan bagi siapa pun untuk mulai belajar teknologi dari hal-hal sederhana.
Webinar ini memberikan berbagai fasilitas menarik seperti materi interaktif, demo proyek Arduino, hingga e-sertifikat bagi seluruh peserta. Pendekatan interaktif yang digunakan dalam penyampaian materi membuat peserta dapat langsung merasakan manfaat belajar teknologi melalui praktik nyata, bukan hanya teori. Bahkan, para peserta berkesempatan melihat langsung bagaimana sebuah ide sederhana dapat berkembang menjadi solusi nyata menggunakan Arduino.
Menurut Rizal, banyak persoalan sehari-hari yang sebenarnya bisa diatasi dengan kreativitas dan sentuhan teknologi. Mulai dari otomatisasi perangkat rumah, pemantauan lingkungan, hingga sistem keamanan sederhana, semua bisa diwujudkan melalui platform open-source seperti Arduino. Inilah yang ingin dibuktikan melalui sesi diskusi ini: teknologi dapat dipahami oleh siapa saja dan untuk kebutuhan apa saja.
Selain memberikan wawasan teknis, Rizal juga ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap pembelajaran teknologi. Ia menekankan bahwa belajar tidak harus selalu rumit dan menakutkan. Justru melalui eksperimen kecil dan percobaan sederhana, seseorang dapat menemukan solusi yang bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga untuk lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi peserta untuk saling bertanya, berbagi pengalaman, dan berdiskusi langsung dengan penulis buku Arduino tersebut. Suasana interaktif seperti ini diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang tidak kaku, tidak satu arah, dan jauh dari kesan membosankan. Dengan gaya penyampaian Rizal yang santai dan mudah dicerna, peserta lebih mudah memahami konsep yang sebelumnya dianggap rumit.
Animo masyarakat terhadap pembelajaran teknologi terus meningkat, terutama di masa ketika kehidupan telah banyak dipengaruhi perangkat pintar dan sistem otomatis. Webinar seperti ini menjadi sangat relevan untuk membantu masyarakat memahami bahwa teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan sekedar tren atau gaya hidup semata.
Bhumi Literasi Anak Bangsa sebagai penyelenggara acara berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat literasi digital. Mereka percaya, pemahaman dasar tentang teknologi akan menjadi salah satu keterampilan untuk menghadapi tantangan era digital. Dengan kemampuan ini, siapa pun dapat lebih adaptif dan inovatif menghadapi berbagai perubahan.
Acara Ngobrol Bareng ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga membangkitkan kesadaran bahwa teknologi adalah bagian dari kehidupan modern yang tidak bisa dihindari. Maka, membiasakan diri untuk melek teknologi menjadi kebiasaan penting agar tidak tertinggal. Pertanyaannya, apakah kamu setuju bahwa pemahaman teknologi harus menjadi bagian dari keseharian kita hari ini?



