-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Bhumi Literasi Malang Gelar Workshop Penulisan Jurnal untuk Pemula, Dorong Budaya Publikasi Akademik Sejak Dini

    Bhumi Literasi
    Tuesday, February 17, 2026, February 17, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T01:25:57Z

     



    Malang —
    Dewan Pengurus Cabang (DPC) Malang Bhumi Literasi yang berada di bawah naungan DPW Jawa Timur Bhumi Literasi Anak Bangsa menyelenggarakan workshop bertajuk “Penulisan Jurnal untuk Pemula: Dari Ide sampai Publikasi” pada Sabtu, 15 Februari 2026 melalui platform Google Meet. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

    Workshop dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan dipandu oleh moderator Yoshi Elia yang membuka acara dengan penjelasan mengenai pentingnya keterampilan menulis artikel ilmiah sebagai bagian dari kompetensi akademik mahasiswa di era pendidikan berbasis riset.

    Dalam sambutannya, Ketua DPC Malang menekankan bahwa budaya membaca dan menulis jurnal ilmiah sebaiknya dibangun sejak awal masa perkuliahan, bukan menjelang akhir studi. Kebiasaan tersebut dinilai dapat meningkatkan pemahaman metodologi penelitian serta kualitas karya ilmiah mahasiswa.

    Materi utama disampaikan oleh narasumber Muhammad Ainur Roziqi yang memaparkan tahapan sistematis penulisan artikel ilmiah mulai dari menemukan ide hingga proses publikasi. Peserta diberikan gambaran praktis mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan penulis pemula agar dapat menghasilkan artikel yang layak terbit.

    Pada sesi awal, narasumber menjelaskan cara menemukan dan mematangkan ide penelitian melalui berbagai sumber, seperti permasalahan aktual di masyarakat, hasil kajian literatur, maupun pengalaman lapangan. Ia juga menekankan pentingnya unsur kebaruan (novelty) dan urgensi penelitian agar karya memiliki kontribusi ilmiah yang jelas.

    Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada teknik merumuskan masalah penelitian dan menyusun tujuan penelitian yang spesifik serta terukur. Tahapan ini dianggap krusial karena menjadi fondasi utama dalam keseluruhan proses penulisan artikel ilmiah.

    Materi berikutnya membahas struktur artikel ilmiah secara lengkap, mulai dari penyusunan judul yang spesifik dan menarik, penulisan abstrak yang ringkas namun informatif, hingga penyusunan bagian pendahuluan yang mencakup latar belakang, kesenjangan penelitian, dan tujuan penelitian.

    Narasumber juga menguraikan pentingnya metode penelitian yang jelas dan sistematis, penyajian hasil penelitian berbasis data, serta pembahasan yang relevan dengan teori dan penelitian sebelumnya. Bagian kesimpulan dan implikasi penelitian dijelaskan sebagai bagian yang menunjukkan kontribusi nyata penelitian terhadap bidang keilmuan.

    Pada sesi diskusi, peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara menentukan novelty penelitian, strategi agar artikel tidak ditolak oleh jurnal, serta perbedaan antara jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional. Narasumber memberikan penjelasan praktis disertai pengalaman langsung dalam proses publikasi.

    Kegiatan workshop ditutup dengan rangkuman bahwa proses publikasi ilmiah merupakan perjalanan akademik yang membutuhkan ketekunan, ketelitian, dan komitmen jangka panjang. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mulai menulis sejak dini dan membangun budaya publikasi ilmiah secara berkelanjutan di lingkungan akademik.

     








     

    Komentar

    Tampilkan