-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Bhumi Literasi Anak Bangsa Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno

    Bhumi Literasi
    Monday, March 2, 2026, March 02, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T01:30:20Z

     


    Bhumi Literasi Anak Bangsa menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno. Kabar duka ini menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi keluarga besar TNI dan seluruh masyarakat yang mengenal dedikasi serta pengabdian beliau kepada negara.

    Sebagai tokoh militer dan negarawan, almarhum dikenal luas atas kiprahnya dalam berbagai posisi strategis, termasuk saat menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998. Dedikasi panjangnya di lingkungan TNI menjadikannya salah satu figur sentral dalam perjalanan sejarah pertahanan dan keamanan nasional.

    Bhumi Literasi Anak Bangsa menilai sosok Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno sebagai teladan kepemimpinan yang tegas, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan bangsa. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat literasi kebangsaan yang terus dikembangkan oleh Bhumi Literasi dalam membangun karakter generasi muda.

    Dalam pernyataan resminya, pendiri Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizal Mutaqin, menyampaikan bahwa wafatnya almarhum merupakan kehilangan tokoh bangsa yang telah memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas dan pembangunan nasional. Menurutnya, keteladanan almarhum penting untuk terus dikenang dan diwariskan melalui karya.

    Bhumi Literasi Anak Bangsa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadah dan pengabdiannya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Doa dan penghormatan terbaik menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan panjang pengabdian beliau.

    Sebagai wadah yang mendorong lahirnya penulis-penulis baru dan peningkatan budaya membaca, Bhumi Literasi Anak Bangsa memandang bahwa sejarah dan kiprah para tokoh bangsa perlu terus ditulis, didokumentasikan, dan dipelajari. Dengan demikian, generasi penerus tidak akan kehilangan arah dalam memahami jati diri kebangsaan.

    Wafatnya Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno juga menjadi momentum refleksi bagi bangsa Indonesia untuk meneladani semangat pengabdian tanpa pamrih. Integritas dan loyalitas terhadap negara menjadi warisan moral yang relevan di tengah dinamika tantangan zaman yang semakin kompleks.

    Bhumi Literasi Anak Bangsa menegaskan bahwa literasi bukan sekedar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga upaya merawat ingatan kolektif bangsa. Melalui literasi, nilai perjuangan dan keteladanan para pemimpin seperti almarhum dapat terus hidup dalam kesadaran publik.

    Di tengah suasana duka, Bhumi Literasi berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Dukungan moral dari masyarakat menjadi penguat bagi keluarga besar yang sedang berduka.

    Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala jasa serta pengabdiannya kepada bangsa dan negara senantiasa dikenang sepanjang masa. 

    Komentar

    Tampilkan