-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Kapten Cpm Prasetyo Edukasi Prajurit Korem 182/Jazira Onim tentang Tertib Hukum

    Bhumi Literasi
    Monday, March 2, 2026, March 02, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T03:51:23Z


    FAKFAK – Dalam upaya memperkuat disiplin dan kepatuhan hukum di lingkungan TNI AD, Korem 182/Jazira Onim menggelar Sosialisasi Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk menekan potensi pelanggaran di kalangan prajurit.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula GSG Makorem 182/JO, Kampung Kiat, Distrik Fakfak Barat, Kabupaten Fakfak, pada Senin (02/03/2026). Seluruh personel mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian sebagai bentuk komitmen terhadap pembinaan satuan.

    Hadir sebagai narasumber, Dansubdenpom XVIII/1-2, Kapten CPM Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi., yang juga menjabat Sekretaris Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa. Dalam kapasitasnya sebagai aparat penegak hukum militer, ia memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya tertib hukum dalam kehidupan kedinasan maupun sosial.

    Sosialisasi ini dirancang untuk membekali personel dengan pemahaman mendalam terkait aturan kedinasan, norma hukum, serta etika bermasyarakat. Edukasi preventif dipandang sebagai instrumen strategis untuk meminimalisasi pelanggaran sebelum terjadi.

    Operasi Gaktib sendiri difokuskan pada pemeriksaan internal, meliputi kelengkapan administrasi perorangan, surat-surat kendaraan bermotor, penggunaan atribut dan kelengkapan seragam dinas, hingga kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas. Penekanan ini bertujuan membangun budaya disiplin yang konsisten di lingkungan satuan.

    Sementara itu, Operasi Yustisi menitikberatkan pada penegakan hukum secara tegas, profesional, dan proporsional. Langkah ini dilakukan guna memastikan setiap pelanggaran pidana dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa mengabaikan prinsip keadilan.

    Kapten CPM Prasetyo Budhi Setiawan menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini memiliki arti penting bagi prajurit di wilayah Korem 182/Jazira Onim. Menurutnya, pencegahan pelanggaran harus dimulai dari kesadaran individu setiap prajurit.

    “Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi agar prajurit mampu mencegah pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik satuan dan institusi TNI,” tegasnya dalam penyampaian materi.

    Melalui kegiatan ini, setiap personel diharapkan menjadikan momentum sosialisasi sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri. Disiplin bukan hanya kewajiban formal, tetapi juga bagian dari integritas moral seorang prajurit.

    Dengan terselenggaranya Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan seluruh prajurit mampu mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, demi menjaga kehormatan pribadi, keluarga, serta satuan di wilayah Fakfak dan sekitarnya. 


     

    Komentar

    Tampilkan