-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan


    Bupati Fakfak Dukung Penulisan dan Penerbitan Buku Mozaik Budaya Fakfak

    Bhumi Literasi
    Sunday, March 1, 2026, March 01, 2026 WIB Last Updated 2026-03-02T02:37:31Z

     


    Fakfak - Bupati Samaun Dahlan menyatakan dukungan penuh terhadap penulisan dan penerbitan buku Mozaik Budaya Fakfak, sebuah karya yang mengangkat kekayaan sejarah, adat, dan kearifan lokal masyarakat Fakfak. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam menjaga dan melestarikan identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi.

    Buku Mozaik Budaya Fakfak ditulis oleh Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi., yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, bersama Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc., selaku Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa. Keduanya dikenal aktif dalam gerakan literasi dan penulisan buku-buku bertema kebangsaan, pendidikan, dan budaya.

    Dalam pernyataannya, Bupati Samaun Dahlan menegaskan bahwa dokumentasi budaya dalam bentuk buku merupakan langkah strategis untuk menjaga warisan leluhur. Menurutnya, Fakfak memiliki kekayaan tradisi yang unik, mulai dari nilai toleransi, budaya maritim, hingga kearifan adat yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

    Ia juga menilai bahwa buku ini akan menjadi referensi penting bagi generasi muda Fakfak agar lebih mengenal akar budayanya sendiri. “Anak-anak Fakfak harus bangga dengan identitasnya. Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dipahami dan dilestarikan,” ujarnya kepada Prasetyo yang saat ini menjabat Dansubdenpom Fakfak.

    Sementara itu, Prasetyo Budhi Setiawan menjelaskan bahwa buku ini disusun melalui pendekatan naratif dan reflektif, dengan menggali berbagai aspek kehidupan masyarakat Fakfak, mulai dari seni, religi, sastra lisan, hingga pola hidup pesisir. Ia berharap buku ini dapat menjadi jembatan antara generasi lama dan generasi baru.

    Rizal Mutaqin menambahkan bahwa penulisan buku ini merupakan bagian dari misi Bhumi Literasi Anak Bangsa untuk memperkuat budaya literasi di Indonesia, khususnya di daerah. Menurutnya, literasi bukan sekedar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga upaya mendokumentasikan dan merawat identitas kolektif suatu daerah.

    Dukungan dari Bupati Fakfak dinilai menjadi energi positif bagi proses penerbitan buku tersebut. Pemerintah daerah diharapkan dapat memfasilitasi distribusi buku ke sekolah-sekolah, perpustakaan, dan komunitas literasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

    Buku Mozaik Budaya Fakfak sendiri dirancang tidak hanya sebagai karya dokumentatif, tetapi juga sebagai bacaan populer yang dapat dinikmati berbagai kalangan. Dengan gaya bahasa yang naratif dan menyentuh, buku ini diharapkan mampu menghadirkan wajah Fakfak secara utuh dan membumi.

    Langkah kolaboratif antara pemerintah daerah dan Bhumi Literasi menjadi contoh sinergi positif dalam pelestarian budaya. Di tengah tantangan globalisasi, inisiatif semacam ini dinilai penting untuk memperkuat jati diri daerah sekaligus memperkaya khazanah literatur Indonesia.

    Dengan dukungan penuh dari Bupati Samaun Dahlan, penerbitan Mozaik Budaya Fakfak diharapkan segera terwujud dan menjadi tonggak penting dalam upaya mendokumentasikan serta merawat warisan budaya Fakfak untuk generasi masa kini dan masa depan.

    Komentar

    Tampilkan