Bhumi Literasi Anak Bangsa terus memperkuat struktur organisasinya di berbagai daerah dengan membentuk kepengurusan baru di tingkat cabang. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pengangkatan Dr. Syatriadin, M.M.Pd. sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Dompu untuk masa bakti 2025–2027.
Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 029/SK/BHUMI-LITERASI/IV/2026 tentang Pembentukan dan Pengangkatan Ketua DPC Dompu Bhumi Literasi Anak Bangsa. Keputusan ini resmi ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 April 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas gerakan literasi secara nasional.
Dalam pertimbangannya, organisasi menilai bahwa pengembangan literasi di seluruh wilayah Indonesia memerlukan pembentukan kepengurusan di tingkat cabang. Kehadiran DPC di daerah diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan literasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Selain itu, kebutuhan akan kepemimpinan yang efektif dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Dompu menjadi salah satu dasar utama pengangkatan ini. Sosok Dr. Syatriadin dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk mengemban amanah tersebut.
Keputusan ini juga mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Bhumi Literasi Anak Bangsa, khususnya Pasal 9 dan Pasal 10. Selain itu, rekomendasi dari Dewan Pengurus Wilayah Nusa Tenggara Barat serta kebijakan Dewan Pengurus Pusat terkait penguatan struktur organisasi turut menjadi landasan hukum pengangkatan ini.
Sebagai Ketua DPC Dompu, Dr. Syatriadin memiliki sejumlah tugas strategis yang harus dijalankan. Di antaranya adalah membentuk dan menyusun struktur kepengurusan DPC Dompu agar organisasi dapat berjalan secara sistematis dan terarah.
Tidak hanya itu, ia juga bertanggung jawab dalam menyusun serta melaksanakan program kerja literasi di wilayah Dompu. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca, budaya menulis, serta kesadaran literasi masyarakat secara luas.
Dalam menjalankan perannya, Dr. Syatriadin juga dituntut untuk mengembangkan jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, serta sektor swasta menjadi kunci dalam memperkuat gerakan literasi di daerah.
Selain menjalankan program, Ketua DPC Dompu juga berkewajiban untuk melaporkan seluruh kegiatan secara berkala kepada Dewan Pengurus Wilayah Nusa Tenggara Barat. Hal ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dan kesinambungan program organisasi.
Dewan Pengurus Wilayah NTB yang diketuai oleh Rizqi Munandhar, S.Si., M.Si. bersama Dewan Pengurus Pusat yang dipimpin oleh Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc., menyampaikan harapan besar agar kepemimpinan baru ini mampu membawa semangat baru bagi gerakan literasi di Dompu. Dengan terbentuknya DPC Dompu, Bhumi Literasi Anak Bangsa optimistis dapat terus memperluas dampak positifnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui literasi.


