-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Ketua Bhumi Literasi NTB Ditantang Tulis Buku Berkualitas Tinggi

    Bhumi Literasi
    Monday, April 6, 2026, April 06, 2026 WIB Last Updated 2026-04-07T05:41:44Z

     


    Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizal Mutaqin, secara resmi menginstruksikan Ketua DPW Nusa Tenggara Barat, Rizqi Munandhar, untuk segera menulis buku perdana yang merepresentasikan kualitas literasi daerah ke tingkat nasional.

    Instruksi tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya strategis organisasi dalam meningkatkan budaya literasi di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat. Penulisan buku dinilai sebagai langkah konkret untuk mengembangkan kapasitas intelektual dan kontribusi keilmuan pengurus.

    Dalam arahannya, Rizal Mutaqin menegaskan bahwa substansi buku yang ditulis harus memiliki kualitas yang sangat baik. Hal ini penting agar karya tersebut tidak hanya menjadi simbol produktivitas, tetapi juga memiliki nilai akademik dan manfaat luas bagi masyarakat.

    Ia juga menekankan bahwa buku tersebut harus mampu memenuhi standar penerbit profesional. Dengan demikian, naskah yang dihasilkan dapat diterima oleh penerbit terpercaya dan memiliki peluang lebih besar untuk didistribusikan secara luas.

    Selain itu, salah satu target utama dari penulisan buku ini adalah agar karya tersebut dapat terdaftar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Terdaftarnya di Perpusnas RI menjadi indikator bahwa buku telah memenuhi standar nasional dalam dunia literasi.

    Tidak hanya itu, Rizal Mutaqin juga menggarisbawahi pentingnya memperoleh ISBN sebagai identitas resmi sebuah buku. ISBN menjadi syarat utama agar buku diakui secara legal dan dapat masuk dalam katalog nasional maupun internasional.

    Ketua DPW NTB, Rizqi Munandhar, menyambut baik instruksi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah yang diberikan. Ia menilai kesempatan ini sebagai momentum untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia di daerahnya.

    Menurutnya, penulisan buku perdana ini tidak hanya menjadi tantangan pribadi, tetapi juga tanggung jawab organisasi dalam mengangkat potensi literasi daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Ia berkomitmen untuk menyusun karya yang berbobot dan relevan.

    Program ini juga diharapkan menjadi pemicu bagi pengurus lainnya di berbagai daerah untuk turut aktif menulis dan menghasilkan karya. Dengan demikian, gerakan literasi yang diusung Bhumi Literasi Anak Bangsa dapat berkembang secara masif.

    Dengan adanya instruksi ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak literasi nasional. Melalui karya-karya berkualitas, organisasi ini optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. 

    Komentar

    Tampilkan