-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Mayjen TNI (Purn.) Dr. Gumilar Dorong Lahirnya Prajurit Pemikir-Petarung

    Bhumi Literasi
    Friday, April 24, 2026, April 24, 2026 WIB Last Updated 2026-04-25T05:13:44Z

     


    Batu — Politeknik Angkatan Darat menggelar Seminar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Ilpengtek) dengan tema “Transformasi Manajemen Pengetahuan Mewujudkan Prajurit Pemikir-Petarung (Unggul)”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Poltekad dengan suasana penuh semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir.


    Seminar tersebut menghadirkan sosok inspiratif, Dr. R. Nugraha Gumilar, yang juga merupakan Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa. Kehadirannya menjadi magnet tersendiri bagi para Mahasiswa Poltekad yang ingin memperdalam wawasan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dalam dunia militer modern.


    Dalam pemaparannya, Mayjen TNI (Purn.) Gumilar menegaskan bahwa paradigma prajurit masa kini tidak lagi cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik dan keterampilan tempur semata. Ia menekankan bahwa penguasaan pengetahuan menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika peperangan modern yang semakin kompleks.


    Menurutnya, transformasi manajemen pengetahuan adalah langkah strategis untuk menciptakan prajurit yang tidak hanya tangguh di medan tempur, tetapi juga cerdas dalam mengambil keputusan. “Prajurit masa depan adalah mereka yang mampu berpikir kritis, adaptif, dan inovatif,” tegasnya di hadapan peserta seminar.


    Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan, termasuk Danpoltekad, pejabat Distribusi A, para Ketua Jurusan (Kajur), dosen, serta mahasiswa Poltekad. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun budaya akademik yang kuat di lingkungan militer.


    Selama seminar berlangsung, suasana diskusi berjalan dinamis dan interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait implementasi manajemen pengetahuan di lingkungan pendidikan militer. Hal ini mencerminkan tingginya minat terhadap isu transformasi intelektual prajurit.


    Tidak hanya menjadi forum ilmiah, seminar ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia militer. Pengetahuan tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan pertahanan negara.


    Mayjen Gumilar mengajak seluruh peserta untuk membangun budaya literasi sebagai bagian dari kehidupan prajurit sehari-hari. Ia menilai bahwa membaca, menulis, dan berdiskusi adalah senjata baru yang tidak kalah penting dibandingkan alat utama sistem persenjataan.


    Seminar Ilpengtek ini diharapkan mampu menjadi pemicu lahirnya generasi prajurit yang unggul, tidak hanya secara fisik tetapi juga intelektual. Transformasi ini diyakini akan membawa dampak signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia di lingkungan Poltekad.


    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Poltekad kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak prajurit masa depan yang tidak hanya siap bertempur, tetapi juga mampu berpikir strategis. Sebuah langkah nyata menuju lahirnya “tentara pemikir-petarung” yang siap menghadapi tantangan zaman.





    Sumber Foto: Penerangan Poltekad Kodiklatad

    Komentar

    Tampilkan