-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Bhumi Literasi Anak Bangsa Perkuat Edukasi Lingkungan, Bangun Kebiasaan Baru Masyarakat Kota Bima

    Bhumi Literasi
    Thursday, June 25, 2026, June 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T01:02:05Z

     


    Kota Bima terus memperkuat upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan melalui berbagai program edukasi yang dilakukan secara langsung maupun memanfaatkan media digital. Pendekatan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

    Fazhurrahman, S.STP., M.AP., selaku Lurah Nae Kota Bima sekaligus Wakil Ketua DPW Bhumi Literasi NTB, menegaskan bahwa edukasi lingkungan tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan seremonial. Menurutnya, penyampaian informasi harus dilakukan secara konsisten melalui berbagai saluran komunikasi agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

    Ia menjelaskan bahwa selain turun langsung ke lapangan, pemanfaatan platform media online dan media sosial menjadi sarana yang sangat efektif dalam menyebarluaskan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi sampah, serta membangun kesadaran kolektif terhadap kelestarian alam.

    "Edukasi lingkungan kepada masyarakat secara langsung maupun melalui platform media online maupun sosial harus terus kita masifkan. Kita sedang membangun habits baru, sehingga membutuhkan effort lebih," ujar Fazhurrahman saat menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi dalam membangun budaya peduli lingkungan.

    Menurutnya, mengubah kebiasaan masyarakat bukanlah pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Dibutuhkan kesabaran, keteladanan, serta kesinambungan program agar masyarakat perlahan menjadikan perilaku menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Dalam upaya tersebut, kehadiran Bhumi Literasi Anak Bangsa dinilai memberikan energi baru bagi berbagai gerakan sosial yang tengah dijalankan. Organisasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan literasi, tetapi juga aktif mengembangkan edukasi publik yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan, pembangunan karakter, serta pemberdayaan masyarakat.

    Fazhurrahman menyampaikan bahwa Bhumi Literasi Anak Bangsa telah menjadi mitra strategis yang memberikan semangat bagi para pegiat lingkungan di lapangan. Kehadiran komunitas tersebut dinilai memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen sosial dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi.

    "Kehadiran Bhumi Literasi Anak Bangsa menjadi penambah semangat kami di lapangan untuk terus hadir menjadi problem solver," ungkapnya. Pernyataan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan melalui pendekatan edukatif.

    Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun masyarakat yang semakin sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dukungan pemerintah, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan gerakan bersama yang tidak hanya menghasilkan perubahan perilaku, tetapi juga memperkuat kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

    Melalui edukasi yang terus dimasifkan serta semangat kolaborasi yang dibangun bersama Bhumi Literasi Anak Bangsa, diharapkan lahir generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Kebiasaan-kebiasaan baik yang ditanamkan sejak saat ini diyakini akan menjadi fondasi dalam mewujudkan Kota Bima yang lebih bersih, sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing di masa depan.

    Komentar

    Tampilkan