-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Profil

Iklan

Indeks Berita

Mayjen TNI (Purn) Dr. R. Nugraha Gumilar Tekankan Pentingnya Wawasan Nusantara dalam Pengelolaan Energi pada Kuliah P4N LXX Lemhannas RI

Wednesday, July 29, 2026 | July 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-29T07:39:14Z

Jakarta – Mayjen TNI (Purn) Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc. tampil sebagai keynote speaker sekaligus narasumber dalam Kuliah Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXX Tahun Akademik 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan ceramah bertajuk "Penguatan Pemahaman Wawasan Nusantara dalam Pengelolaan Energi Terintegrasi Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045: Perspektif Sumber Daya Manusia."

Dalam paparannya, Mayjen TNI (Purn) Dr. R. Nugraha Gumilar menegaskan bahwa Wawasan Nusantara merupakan landasan strategis yang mampu menyatukan seluruh aspek pengelolaan energi nasional berdasarkan kepentingan bangsa. Menurutnya, pengelolaan energi tidak hanya dipandang sebagai isu teknis, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, kedaulatan, dan ketahanan nasional.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan energi nasional yang terintegrasi tidak semata-mata ditentukan oleh kemajuan teknologi, pembangunan infrastruktur, maupun penyempurnaan regulasi. Faktor yang paling menentukan adalah kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi, integritas, nasionalisme, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Oleh sebab itu, penguatan pemahaman Wawasan Nusantara dalam pembangunan sumber daya manusia harus menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan masa depan. SDM yang unggul diyakini akan mampu mengelola potensi energi nasional secara mandiri, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan nasional demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dalam pembahasannya mengenai pengembangan sumber daya manusia, Dr. Nugraha Gumilar mengutip teori Human Capital yang dikemukakan oleh Gary S. Becker pada 1993. Teori tersebut menegaskan bahwa investasi dalam pendidikan dan pelatihan merupakan investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan produktivitas individu maupun organisasi.

Menurutnya, konsep tersebut sangat relevan diterapkan dalam sektor energi nasional. Investasi pada pengembangan SDM akan memperkuat kemampuan bangsa dalam mengelola sumber daya energi secara mandiri, mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Ceramah yang disampaikan kepada para peserta P4N LXX Tahun Akademik 2026 tersebut juga menyoroti pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan bangsa. Pemimpin masa depan harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat agar mampu merumuskan kebijakan energi yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya nasional.

Sebagai seorang tokoh yang aktif dalam pengembangan literasi kebangsaan, Mayjen TNI (Purn) Dr. R. Nugraha Gumilar juga dikenal sebagai Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa. Kiprahnya tidak hanya berkontribusi dalam bidang pertahanan dan ketahanan nasional, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya literasi sebagai sarana membangun karakter, wawasan, dan kecintaan generasi muda terhadap bangsa Indonesia.

Kehadiran beliau sebagai keynote speaker pada Kuliah P4N LXX Lemhannas RI diharapkan mampu memperkaya wawasan para peserta mengenai keterkaitan antara pengelolaan energi, pembangunan sumber daya manusia, dan penguatan Wawasan Nusantara sebagai pilar utama ketahanan nasional. Materi tersebut merupakan bekal penting bagi para calon pemimpin nasional dalam menghadapi tantangan strategis di masa mendatang.

Melalui ceramah tersebut, Mayjen TNI (Purn) Dr. R. Nugraha Gumilar kembali menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berwawasan Nusantara untuk mengelola kekayaan energi secara terintegrasi. Dengan fondasi tersebut, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 akan semakin kokoh, didukung oleh ketahanan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

×
Berita Terbaru Update