-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Profil

Iklan

Indeks Berita

Munas Perdana Bhumi Literasi Anak Bangsa Digelar Bertepatan dengan Hari Organisasi

Tuesday, September 1, 2026 | September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-02T04:53:24Z

 




Jakarta — Bhumi Literasi Anak Bangsa menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) I pada Selasa, 1 September 2026. Momentum bersejarah tersebut menjadi semakin istimewa karena pelaksanaan Munas perdana bertepatan dengan Hari Organisasi Bhumi Literasi Anak Bangsa, yang diperingati setiap 1 September.

Munas I merupakan forum penting bagi Bhumi Literasi Anak Bangsa untuk melakukan evaluasi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat arah gerakan literasi untuk periode 2026–2027. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), serta Dewan Pengurus Cabang secara daring.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bhumi Literasi Anak Bangsa. Suasana Munas berlangsung dalam semangat kebersamaan dan konsolidasi, dengan seluruh peserta mengikuti rangkaian agenda hingga penutupan.

Dalam sambutannya, Pembina Bhumi Literasi Anak Bangsa memberikan arahan dan pesan kepada seluruh jajaran organisasi agar gerakan literasi tidak berhenti pada kegiatan membaca dan menulis, tetapi berkembang menjadi gerakan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan karakter, konsistensi berkarya, dan keberlanjutan organisasi menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan.



Agenda kemudian dilanjutkan dengan paparan Wakil Ketua Umum yang membahas evaluasi kegiatan, tata kelola organisasi, kaderisasi, serta program-program yang telah dan akan dilaksanakan. Paparan tersebut menjadi bahan refleksi bagi organisasi untuk memperbaiki mekanisme kerja sekaligus meningkatkan partisipasi anggota di berbagai daerah.

Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa selanjutnya menyampaikan paparan mengenai perkembangan organisasi serta arah kebijakan Bhumi Literasi untuk periode 2026–2027. Dalam forum tersebut, perkembangan jaringan organisasi dan penguatan kolaborasi antara DPP, DPW, dan DPC menjadi salah satu perhatian utama dalam membangun gerakan literasi yang semakin terstruktur.

Munas juga menjadi momentum penerbitan SK Pengurus Bhumi Literasi Anak Bangsa periode 2026–2027. Penerbitan SK tersebut diharapkan memberikan kepastian tata kelola kepengurusan sekaligus menjadi dasar bagi seluruh jajaran organisasi dalam menjalankan tugas, program, dan tanggung jawab sesuai tingkatan masing-masing.

Sejumlah pengurus DPW turut menyampaikan aspirasi dan usulan dalam sesi konsolidasi. Aspirasi dari DPW Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Lampung, DKI, dan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi bagian dari upaya menyerap gagasan dari wilayah sekaligus memperkuat sinergi antara kepengurusan pusat dan daerah.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah Sayembara Menulis Novel Sejarah Bhumi Literasi Anak Bangsa. Dalam Munas tersebut diumumkan para pemenang sayembara yang kemudian diberikan kesempatan menyampaikan kesan dan pesan. Agenda ini menjadi bentuk apresiasi terhadap karya literasi sekaligus upaya mendorong lahirnya karya yang merekam perjalanan dan sejarah gerakan Bhumi Literasi Anak Bangsa.

Rangkaian Munas I ditutup dengan launching Narasi Publik sebagai media baru Bhumi Literasi Anak Bangsa, dilanjutkan dengan arahan dan komitmen bersama serta foto bersama. Kehadiran Narasi Publik diharapkan menjadi salah satu sarana komunikasi dan publikasi kegiatan literasi, gagasan, serta aktivitas organisasi kepada masyarakat luas.

Munas I Bhumi Literasi Anak Bangsa sekaligus menandai babak baru perjalanan organisasi memasuki periode 2026–2027. Bertepatan dengan Hari Organisasi, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa keberadaan organisasi harus terus diiringi dengan karya, kolaborasi, kaderisasi, dan komitmen untuk menjadikan literasi sebagai gerakan yang tumbuh dari masyarakat dan memberikan manfaat bagi bangsa.


×
Berita Terbaru Update