Yusuf Khyber Hasnoputro, praktisi IT yang dikenal sebagai eks Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Bidang Teknologi Informasi, turut menghadiri peluncuran buku Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan (Sang Jenderal Pecinta Buku). Kehadiran Yusuf menambah bobot intelektual dan reflektif dalam acara yang digelar di Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Yusuf Khyber Hasnoputro memiliki rekam jejak panjang di bidang teknologi informasi, transformasi digital, dan ekonomi digital. Selain dikenal sebagai penasihat teknologi informasi, ia juga aktif sebagai pelaku ekonomi digital nasional serta figur publik yang memiliki kontribusi dalam penguatan ekosistem teknologi strategis.
Dalam acara tersebut, kehadiran Yusuf memiliki nilai historis tersendiri. Ia pernah menjabat sebagai Staf Ahli Kasad Bidang IT pada masa Mayjen TNI Dr. R. Nugraha Gumilar, M.Sc. menjabat sebagai Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data Angkatan Darat (Kadisinfolahtad).
Hubungan profesional antara Yusuf Khyber Hasnoputro dan Mayjen TNI Nugraha Gumilar terjalin dalam penguatan sistem informasi dan pengelolaan data strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat. Kolaborasi tersebut dinilai berperan penting dalam mendorong modernisasi dan pemanfaatan teknologi informasi di institusi pertahanan.
Peluncuran buku Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan sendiri mengangkat sisi kepemimpinan, keteladanan, dan kecintaan Mayjen TNI Nugraha Gumilar terhadap literasi. Buku ini menempatkan literasi sebagai fondasi dalam membangun pemikiran strategis dan integritas kepemimpinan.
Yusuf Khyber Hasnoputro, yang juga merupakan kakak kandung penyanyi Ashanti, menilai bahwa literasi dan penguasaan teknologi merupakan dua pilar penting dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, pemimpin masa depan harus mampu memadukan kedalaman nilai dengan kecakapan digital.
Kehadirannya dalam acara tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi yang digagas Bhumi Literasi Anak Bangsa. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai budaya membaca, tetapi juga sebagai kemampuan memahami perubahan dan mengambil keputusan berbasis pengetahuan.
Acara peluncuran buku berlangsung dalam suasana reflektif dan akademik, dihadiri oleh sivitas akademika Unhan RI, tokoh militer, pegiat literasi, serta berbagai kalangan profesional. Diskusi yang berkembang menyoroti pentingnya kepemimpinan berbasis nilai di era transformasi digital.
Buku karya Kapten Cke Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc. ini dinilai relevan dengan dinamika kepemimpinan modern yang menuntut keseimbangan antara kekuatan intelektual, moral, dan kemampuan adaptif terhadap teknologi.
Kehadiran Yusuf Khyber Hasnoputro dalam peluncuran buku Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia literasi, teknologi informasi, dan kepemimpinan strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul bagi masa depan bangsa.
Editor: Bid. Media dan Publikasi

