Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menghadirkan ruang diskusi dan berkarya melalui kegiatan bertajuk Nulis Bareng Bhumi Literasi. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan kritis melalui tulisan, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya literasi di tengah dinamika zaman.
Mengusung tema “Mendidik Manusia atau Mencetak Pekerja?”, kegiatan ini menjadi refleksi bersama terhadap arah pendidikan saat ini. Tema tersebut dipilih karena relevan dengan kondisi sosial yang kerap memunculkan pertanyaan mendasar: apakah sistem pendidikan hari ini benar-benar membentuk manusia seutuhnya, atau hanya menghasilkan tenaga kerja?
Acara ini akan dilaksanakan pada Rabu, 06 Mei 2026, dan diselenggarakan secara daring agar dapat diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan waktu pelaksanaan pukul 13.00 WIB, 14.00 WITA, dan 15.00 WIT, kegiatan ini diharapkan mampu menjangkau partisipasi yang luas dan inklusif.
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya diajak untuk berdiskusi, tetapi juga langsung menulis dan menuangkan ide-ide kritis mereka. Format ini memberikan pengalaman eksploratif yang mendorong peserta untuk berpikir, menganalisis, dan mengartikulasikan pandangan secara sistematis.
Ketum Bhumi Literasi, Rizal Mutaqin menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekedar ajang menulis biasa, melainkan ruang untuk membangun kesadaran kolektif. Melalui tulisan, peserta diajak untuk mempertanyakan kembali peran pendidikan dalam membentuk karakter, nilai, dan daya pikir manusia.
Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah membangun budaya literasi yang tidak hanya berhenti pada membaca dan menulis, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis. Hal ini sejalan dengan visi Bhumi Literasi Anak Bangsa dalam menciptakan generasi yang sadar, reflektif, dan berdaya saing.
Antusiasme anggota Bhumi Literasi terhadap kegiatan literasi seperti ini diharapkan terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang berekspresi dan berdiskusi semakin tinggi, terutama di kalangan generasi muda yang ingin terlibat aktif dalam isu-isu pendidikan dan sosial.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun jejaring antar penulis, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Dengan demikian, tercipta ekosistem literasi yang saling mendukung dan berkembang secara berkelanjutan.
Bhumi Literasi berharap melalui kegiatan ini akan lahir tulisan-tulisan yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tulisan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan literasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Bagi yang ingin mengikuti kegiatan ini, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website resmi Bhumi Literasi Anak Bangsa atau menghubungi kontak yang telah disediakan. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh anggota Bhumi Literasi dan menjadi momentum bagi mereka yang ingin mulai bersuara melalui tulisan.


