Kendari – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara akan menyelenggarakan Forum Aspirasi dan Silaturahmi Pengurus Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara sebagai wadah untuk mempererat komunikasi, membangun sinergi, serta menyerap berbagai aspirasi dari para pengurus jajaran DPW Sultra. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung secara daring pada Rabu, 29 Juli 2026, mulai pukul 21.00 WITA hingga selesai.
Forum ini mengusung tema "Menguatkan Organisasi, Membangun Kolaborasi, Menggerakkan Literasi", yang mencerminkan komitmen Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan peran komunitas literasi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Ketua DPW Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara, Muh. Husriadi, S.AB., M.AB., menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum bagi seluruh pengurus untuk saling bertukar gagasan, mengevaluasi pelaksanaan program, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan gerakan literasi di Sulawesi Tenggara.
Selain menjadi ruang penyampaian aspirasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan kekeluargaan antarpengurus. Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, setiap pengurus dapat berkontribusi dalam menyusun program kerja yang lebih efektif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
Forum tersebut juga akan dihadiri oleh Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc., yang akan memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh pengurus. Kehadiran Ketua Umum diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta memberikan perspektif mengenai arah pengembangan organisasi di tingkat nasional.
Bhumi Literasi Anak Bangsa selama ini terus mendorong tumbuhnya budaya membaca, menulis, dan berkarya melalui berbagai program berbasis komunitas. Dengan terbentuknya kepengurusan di berbagai daerah, Bhumi Literasi berupaya menghadirkan gerakan literasi yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui Forum Aspirasi dan Silaturahmi, DPW Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara juga ingin membangun budaya organisasi yang mengedepankan partisipasi, transparansi, dan kolaborasi. Setiap masukan dari pengurus akan menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan dan program kerja organisasi ke depan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang konstruktif untuk memperkuat eksistensi Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara sebagai organisasi yang aktif mengembangkan literasi berbasis komunitas. Rekomendasi tersebut akan menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan organisasi kepada anggota maupun masyarakat.
Seluruh pengurus Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dalam forum ini. Keikutsertaan seluruh elemen organisasi merupakan modal utama dalam membangun gerakan literasi yang inklusif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Dengan terselenggaranya Forum Aspirasi dan Silaturahmi Pengurus Bhumi Literasi Sulawesi Tenggara, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat, aspirasi yang tersalurkan dengan baik, serta komitmen bersama untuk terus menggerakkan literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
