-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Profil

Iklan

Indeks Berita

Bhumi Literasi Anak Bangsa Gelar Sayembara Menulis Novel Sejarah 2026, Total Hadiah Rp10 Juta dan Kesempatan Terbit Ber-ISBN

Saturday, August 1, 2026 | August 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-02T04:18:46Z

 


Jakarta – Bhumi Literasi Anak Bangsa secara resmi membuka Sayembara Menulis Novel Sejarah 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Organisasi Bhumi Literasi Anak Bangsa sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kompetisi yang berlangsung pada 1–31 Agustus 2026 ini menjadi wadah bagi para penulis Indonesia untuk mengabadikan sejarah Bhumi Literasi melalui karya sastra yang inspiratif, edukatif, dan bernilai kebangsaan.

Sayembara ini mengusung semangat "Mengabadikan Sejarah, Menginspirasi Generasi", dengan tujuan mendorong lahirnya novel-novel sejarah berkualitas yang mampu memperkenalkan kembali berbagai peristiwa, tokoh, budaya, maupun kiprah Bhumi Literasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Bhumi Literasi Anak Bangsa meyakini bahwa sejarah tidak hanya layak dipelajari melalui buku pelajaran, tetapi juga dapat dihidupkan melalui karya sastra yang menarik dan mudah dipahami.

Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc., menyampaikan bahwa penyelenggaraan sayembara ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam membangun ekosistem literasi nasional yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan minat baca, tetapi juga produktivitas menulis. Menurutnya, karya sastra memiliki kekuatan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kepahlawanan, serta kecintaan terhadap sejarah bangsa kepada masyarakat luas.

Sayembara ini terbuka bagi Anggota Bhumi Literasi Anak Bangsa maupun masyarakat umum di seluruh Indonesia tanpa dipungut biaya pendaftaran. Dengan membuka kesempatan seluas-luasnya, Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap semakin banyak penulis, baik yang telah berpengalaman maupun penulis pemula, dapat berpartisipasi dan menunjukkan kreativitasnya dalam mengangkat kisah sejarah gerakan Bhumi Literasi menjadi novel yang berkualitas.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp10.000.000. Tidak hanya itu, naskah terbaik juga akan memperoleh kesempatan diterbitkan secara resmi dengan ISBN, sehingga karya para pemenang dapat dinikmati masyarakat luas dan menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah melalui literasi. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para penulis untuk menghasilkan karya terbaik yang memiliki nilai edukatif sekaligus daya tarik sastra.

Dalam proses penilaian, Bhumi Literasi Anak Bangsa menghadirkan dewan juri yang terdiri atas Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc. selaku Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa dan Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi. selaku Wakil Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa. Penilaian akan dilakukan secara objektif berdasarkan aspek orisinalitas ide, akurasi sejarah, kualitas alur cerita, penggunaan bahasa, serta nilai edukasi dan kebangsaan yang terkandung dalam naskah.

Melalui penyelenggaraan sayembara ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa juga ingin memperluas ruang kolaborasi antara komunitas literasi, akademisi, sejarawan, dan masyarakat dalam mendokumentasikan perjalanannya melalui pendekatan sastra. Novel sejarah dinilai mampu menjembatani fakta sejarah dengan kekuatan narasi sehingga lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan pembaca.

Bhumi Literasi Anak Bangsa mengajak para peserta untuk mengangkat berbagai tema sejarah Indonesia, mulai dari perjuangan kemerdekaan, tokoh nasional dan daerah, budaya, tradisi, hingga peristiwa-peristiwa penting yang memiliki nilai pembelajaran bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karya yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkaya wawasan sejarah masyarakat serta memperkuat karakter kebangsaan.

Seluruh informasi mengenai ketentuan sayembara, tata cara pengiriman naskah, serta persyaratan peserta dapat diakses melalui media resmi Bhumi Literasi Anak Bangsa dan scan barcode yang tercantum dalam pamflet. Panitia mengimbau seluruh peserta untuk memperhatikan setiap ketentuan yang telah ditetapkan agar proses seleksi dapat berlangsung secara transparan, profesional, dan akuntabel.

Melalui Sayembara Menulis Novel Sejarah 2026, Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap lahir karya-karya terbaik yang mampu menjadi warisan literasi bagi bangsa Indonesia. Organisasi ini mengajak seluruh penulis untuk bersama-sama menghidupkan kembali semangat sejarah melalui tulisan, karena setiap lembar novel yang ditulis hari ini dapat menjadi jendela pengetahuan dan inspirasi bagi generasi masa depan. Mari abadikan sejarah melalui karya terbaikmu.

×
Berita Terbaru Update