Jakarta, 31 Agustus 2026 — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Bhumi Literasi Anak Bangsa, jajaran pimpinan Dewan Pengurus Pusat (DPP) melaksanakan video conference (vicon) pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir pada H-1 pelaksanaan Munas.
Vicon diikuti oleh Ketua Umum (Ketum), Wakil Ketua Umum (Waketum), Sekretaris Umum (Sekum), serta Ketua Bidang Media dan Publikasi DPP. Pertemuan virtual tersebut dilaksanakan sebagai sarana koordinasi untuk memastikan seluruh persiapan Munas berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Dalam vicon tersebut, jajaran pimpinan DPP melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan Munas. Koordinasi dilakukan untuk menyelaraskan kesiapan organisasi, teknis kegiatan, administrasi, serta kebutuhan publikasi menjelang agenda nasional tersebut.
Ketua Umum menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur organisasi dalam menghadapi pelaksanaan Munas. Menurutnya, Munas bukan sekedar agenda formal organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta merumuskan arah pengembangan Bhumi Literasi Anak Bangsa ke depan.
Wakil Ketua Umum turut memberikan masukan terkait kesiapan pelaksanaan kegiatan. Koordinasi pada H-1 dinilai penting untuk memastikan setiap unsur yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan Munas dapat berlangsung tertib, efektif, dan sesuai dengan agenda organisasi.
Sementara itu, Sekretaris Umum memastikan aspek administrasi dan kelengkapan organisasi telah dipersiapkan. Kesiapan administrasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran Munas, khususnya dalam pelaksanaan agenda persidangan dan pengambilan keputusan organisasi.
Bidang Media dan Publikasi DPP juga melakukan persiapan untuk mendukung penyebarluasan informasi mengenai pelaksanaan Munas. Dokumentasi dan publikasi dipandang sebagai bagian penting dalam membangun transparansi sekaligus menyampaikan berbagai hasil Munas kepada keluarga besar Bhumi Literasi Anak Bangsa dan masyarakat.
Vicon tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan soliditas antarpimpinan DPP. Dengan koordinasi yang dilakukan secara bersama-sama, setiap potensi kendala yang muncul menjelang pelaksanaan Munas dapat diantisipasi dan dicarikan solusi secara cepat.
Pelaksanaan Munas diharapkan menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat kelembagaan, memperluas gerakan literasi, serta meningkatkan kontribusi Bhumi Literasi Anak Bangsa dalam membangun budaya membaca, menulis, berpikir kritis, dan berkarya di tengah masyarakat.
Dengan seluruh persiapan yang terus dimatangkan hingga H-1, jajaran DPP Bhumi Literasi Anak Bangsa menyatakan kesiapan untuk melaksanakan Munas. Sinergi antara pimpinan dan seluruh unsur organisasi diharapkan mampu menjadikan Munas sebagai tonggak penting dalam perjalanan Bhumi Literasi Anak Bangsa menuju organisasi literasi yang semakin solid, profesional, dan memberikan manfaat luas bagi anak bangsa.