Bhumi Literasi Anak Bangsa menyelenggarakan kegiatan “Ngobrol Bareng” dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Selasa, 25 Agustus 2026, pukul 20.00 WIB, ini menjadi ruang silaturahmi, berbagi wawasan, dan refleksi untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Membumikan Cinta dan Literasi”, kegiatan tersebut mengajak peserta untuk tidak sekedar memperingati Maulid Nabi secara seremonial, tetapi juga memahami dan menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.
Kegiatan tersebut menghadirkan Gus Ilmi Najib, Sekbid Program dan Kegiatan Literasi Bhumi Literasi Anak Bangsa, sebagai narasumber. Dalam ruang diskusi tersebut, peserta diajak menggali berbagai hikmah dari kehidupan Rasulullah SAW serta menghubungkannya dengan pentingnya membangun budaya membaca, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan.
Diskusi berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif. Berbagai nilai keteladanan Rasulullah SAW menjadi bagian penting dalam pembahasan, termasuk kecintaan terhadap ilmu, ketulusan dalam berbuat, kepedulian terhadap sesama, serta pentingnya menjaga akhlak dalam setiap aktivitas kehidupan.
Kegiatan ini juga menempatkan literasi sebagai bagian dari upaya membangun karakter. Bhumi Literasi Anak Bangsa memandang bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami kehidupan, menyerap nilai-nilai kebaikan, berpikir kritis, serta mengamalkan pengetahuan secara bijaksana.
Sebagai moderator, kegiatan dipandu oleh H. M. Arif, S.Hum., M.Pd., M.A., Ketua Bhumi Literasi Anak Bangsa Kota Malang. Kehadiran moderator turut menjaga alur diskusi agar tetap dinamis, sekaligus membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, maupun pertanyaan terkait tema yang dibahas.
Peringatan Maulid Nabi melalui kegiatan Ngobrol Bareng Bhumi Literasi menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW. Kecintaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada ungkapan, tetapi diwujudkan melalui sikap, perilaku, keteladanan, dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang-ruang literasi yang terbuka, edukatif, dan relevan dengan kehidupan masyarakat. Forum diskusi seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan sekaligus mempererat silaturahmi di antara pegiat literasi dan masyarakat.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa ruang berbagi yang menggabungkan nilai keagamaan, keteladanan, ilmu, dan literasi memiliki relevansi yang kuat di tengah kehidupan masyarakat. Dari forum tersebut, peserta diajak membawa pulang hikmah untuk kemudian diterapkan dalam lingkungan keluarga, komunitas, maupun kehidupan sosial.
Melalui “Ngobrol Bareng Bhumi Literasi”, Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap semangat Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi pengingat untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, memperkuat akhlak, mencintai ilmu pengetahuan, serta membumikan budaya literasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Bhumi Literasi Anak Bangsa dalam menghadirkan gerakan literasi yang berorientasi pada pembentukan manusia yang berilmu, berakhlak, dan memberikan manfaat bagi sesama.