-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Profil

Iklan

Indeks Berita

76 Tahun Persahabatan Indonesia–Rusia, Pusjarah TNI dan Pusat Kebudayaan Rusia Gelar Pameran 76 Tahun Hubungan Diplomatik

Wednesday, September 2, 2026 | September 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-03T02:20:38Z

 


Jakarta, Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati 76 tahun hubungan diplomatik antara Rusia dan Indonesia, Pusat Kebudayaan Rusia bekerja sama dengan Pusat Sejarah Tentara Nasional Indonesia (Pusjarah TNI) menyelenggarakan pameran hybrid bertema “Senjata untuk Mempertahankan Kemerdekaan”. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang hubungan kedua negara sekaligus memperkuat semangat persahabatan yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Pameran ini mengangkat nilai sejarah kerja sama antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam perjalanan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Melalui berbagai dokumentasi yang ditampilkan, masyarakat diajak untuk melihat kembali jejak sejarah hubungan kedua negara dari perspektif perjuangan, diplomasi, pertahanan, dan persahabatan antarbangsa.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sergei Gennadievich Tolchenov selaku Duta Besar Rusia untuk Indonesia. Pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Pusjarah TNI sebagai mitra penyelenggara yang memiliki peran penting dalam menjaga, melestarikan, dan menyebarluaskan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Kepala Pusat Sejarah TNI dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kabidlissaji Pusjarah TNI, Kolonel Inf Eko Budianto, S.E. Kehadirannya didampingi oleh Kabidmusmontaka Pusjarah TNI, sebagai bagian dari komitmen Pusjarah TNI dalam mendukung berbagai kegiatan pelestarian sejarah, baik sejarah perjuangan bangsa maupun sejarah hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan dari berbagai institusi. Di antaranya terdapat perwakilan dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), serta para tokoh yang memiliki pengalaman langsung dalam berbagai operasi penting dalam sejarah perjuangan dan pertahanan Indonesia.

Turut hadir Marsda Purn Suparman, Veteran Operasi Trikora, serta Marsda Purn Rudi Taran, Veteran Operasi Dwikora. Kehadiran para veteran memberikan nilai historis tersendiri dalam kegiatan tersebut, mengingat pengalaman dan perjalanan pengabdian mereka merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Kadisjarahad, Kapusdiklat Bahasa Kementerian Pertahanan, perwakilan dari Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, Universitas Pertahanan, serta para tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap pentingnya pelestarian sejarah sebagai sumber pembelajaran bagi generasi masa kini dan masa depan.

Dalam pameran tersebut, pengunjung disuguhkan berbagai foto dan film yang merekam perjalanan hubungan diplomatik antara Rusia dan Indonesia. Dokumentasi yang ditampilkan tidak hanya menggambarkan hubungan resmi antarpemerintah, tetapi juga menjadi gambaran tentang perjalanan persahabatan yang tumbuh melalui berbagai bentuk kerja sama kedua negara.

Pameran hybrid “Senjata untuk Mempertahankan Kemerdekaan” juga menjadi sarana edukasi sejarah yang memungkinkan masyarakat untuk memahami kembali arti penting hubungan internasional dalam perjalanan sebuah bangsa. Sejarah hubungan Indonesia dan Rusia menjadi bagian dari memori bersama yang menunjukkan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari dinamika hubungan dengan berbagai negara sahabat.

Melalui kegiatan ini, Pusjarah TNI bersama Pusat Kebudayaan Rusia berharap nilai-nilai sejarah dapat terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa. Peringatan 76 tahun hubungan diplomatik Rusia-Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan persahabatan kedua negara, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya memahami perjalanan sejarah sebagai fondasi dalam membangun masa depan. Salam Sejarah, Kenali Sejarahmu, Cintai Bangsamu.




×
Berita Terbaru Update