-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Profil

Iklan

Indeks Berita

Suara Kita, Cerita Mereka: Menggerakkan Literasi Dengan Membacakan Buku.

Thursday, September 3, 2026 | September 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-03T07:42:23Z

 



Matahari masih hangat saat kami melajukan roda dua ke arah Pos Puad Melati Dusun Sukajaya, mitra literasi TBM. Kali ini Teras Baca Mimi ditemani Bunda Ade, salah satu pengurus DPC Lampura Bhumi Literasi Anak Bangsa. Baginya ini adalah pengalaman perdana untuk mengisi kelas literasi secara langsung di sekolah. Yang saya suka, Bunda Ade hampir tidak pernah menghindari tantangan (baca: kesempatan). Sesuatu yang baru tidak membuatnya menjauh menghindar. Malah makin semangat. Nice.

Jalan berlubang dan debu kemarau yang mengiringi perjalanan semakin membuat kami ingin cepat sampai. Tiba di lokasi, anak-anak yang kebetulan melihat kami datang langsung berseru-seru. Duuh, hangatnyaa, sehangat sinar matahari pagi itu. 

Kali ini buku yang dibacakan berjudul Good Night Litle Rainbow Fish. Buku papan yang mengisahkan tentang ikan pelangi kecil yang sulit tidur. Setiap mau menutup mata selalu terlintas aneka kekhawatiran di benak Ikan Kecil. Bagaimana kalau begini bagaimana kalau begitu, tapi Ibu Ikan selalu menenangkan Ikan Kecil sampai akhirnya Ikan Kecil pun terlelap. Cerita sederhana dengan visual menarik ini membuat anak-anak terpana. Perkara mau tidur aja padahal. Itulah keajaiban kisah, dan imajinasi anak yang luar biasa. 

Setelah itu giliran Bunda Ade yang membawakan sesi mewarnai. Diawali dengan sedikit diskusi dan riview tentang buku yang barusan dibacakan, ternyata anak-anak mampu memberi gambaran serta mengambil pesan moral yang terdapat dalam cerita. Benar adanya bahwa otak anak itu seperti spons yang mampu menyerap beragam hal.

Waktu pun berlalu, satu jam sudah kami membersamai keluara Pos Paud Melati. Guru-guru yang luar biasa, anak-anak yang cemerlang. MasyaaAllah. Tidak lupa sirkulasi bahan bacaan menjadi agenda wajib dalam setiap kunjungan. 
Buku baru lagi, anak-anaaak... Petualangan seru lagii. 

Kalau kita berharap anak-anak menjadi pembaca yang baik, mulailah dengan memberi pengalaman "mendengarkan" buku. Mulai dari situ  akan tumbuh rasa ingin tahu dan keinginan untuk membaca secara langsung. Kemudian kelak dia akan mencari lagi buku-buku menarik lainnya. Lagi,.lagi, dan lagi.

Jadi, jangan meremehkan kegaitan membacakan buku, ya. Terutama bagi orang tua, cobalah mulai membacakan buku setiap hari secara rutin. Karena bagi seorang anak, suara paling merdu di dunia ini adalah suara orang tuanya.





Ditulis oleh: Sri Wahyu Utami, S.Sos. (Ketua DPC Bhumi Literasi Anak Bangsa Lampung Utara)
×
Berita Terbaru Update