-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Bhumi Literasi Anak Bangsa Bahas Bursa Calon Ketua DPW NTB dalam Rapat Terbatas

    Bhumi Literasi
    Thursday, June 11, 2026, June 11, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T08:19:02Z

     


    Bhumi Literasi Anak Bangsa menggelar rapat terbatas secara daring pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 14.00 WIB. Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas perkembangan bursa calon Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Bhumi Literasi Anak Bangsa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan organisasi di tingkat daerah.

    Rapat dipimpin oleh Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizal Mutaqin, S.Kom., M.Sc., dan dihadiri oleh Pgs. Sekretaris Umum sekaligus Ketua Bidang Program dan Kegiatan Literasi DPP, Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi. Turut hadir Ketua DPW Bhumi Literasi Anak Bangsa Nusa Tenggara Barat, Rizqi Munandhar, S.Si., M.Si., serta Wakil Ketua DPW NTB, Fazhurrahman, S.STP., M.AP.

    Dalam pembukaan rapat, Rizal Mutaqin menegaskan pentingnya proses regenerasi kepemimpinan yang berjalan secara terbuka, objektif, dan berorientasi pada kemajuan organisasi. Menurutnya, pemilihan figur yang tepat merupakan faktor penting dalam memperkuat peran Bhumi Literasi Anak Bangsa di tengah dinamika pembangunan literasi masyarakat.

    Pembahasan utama rapat diarahkan pada pemetaan sejumlah nama yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen tinggi terhadap gerakan literasi. Para peserta rapat menilai bahwa calon Ketua DPW NTB harus mampu menjadi motor penggerak program-program literasi yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

    Pgs. Sekretaris Umum Bhumi Literasi, Prasetyo Budhi Setiawan, menyampaikan bahwa kepemimpinan di tingkat wilayah memegang peran strategis dalam memastikan berbagai program organisasi dapat terlaksana secara efektif. Oleh karena itu, proses penjaringan calon perlu dilakukan dengan mempertimbangkan rekam jejak, kemampuan manajerial, serta pengalaman dalam kegiatan literasi.

    Sementara itu, Ketua DPW NTB, Rizqi Munandhar, memberikan gambaran mengenai kondisi organisasi di wilayah Nusa Tenggara Barat. Ia menyampaikan bahwa kebutuhan akan sosok pemimpin yang mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu prioritas dalam proses seleksi calon ketua.

    Wakil Ketua DPW NTB, Fazhurrahman, menambahkan bahwa penguatan kelembagaan dan perluasan jaringan kerja sama harus menjadi perhatian utama calon pemimpin yang akan datang. Menurutnya, tantangan pengembangan budaya literasi di daerah membutuhkan pendekatan yang inovatif dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

    Dalam diskusi yang berlangsung secara konstruktif, para peserta rapat juga membahas sejumlah kriteria yang dianggap penting bagi calon Ketua DPW. Di antaranya adalah kemampuan memimpin organisasi, membangun komunikasi yang baik, mengembangkan program yang adaptif, serta memiliki visi yang sejalan dengan tujuan Bhumi Literasi Anak Bangsa.

    Rapat terbatas tersebut menjadi langkah awal dalam proses penjaringan dan pematangan calon Ketua DPW Bhumi Literasi Anak Bangsa Nusa Tenggara Barat. Hasil pembahasan akan menjadi bahan pertimbangan dalam tahapan selanjutnya sebelum ditetapkan mekanisme dan jadwal proses pemilihan secara resmi.

    Melalui rapat ini, Bhumi Literasi Anak Bangsa menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas kepemimpinan di daerah. Diharapkan, proses pemilihan Ketua DPW NTB nantinya dapat menghasilkan figur terbaik yang mampu membawa organisasi semakin maju serta berkontribusi nyata dalam pengembangan budaya literasi di Nusa Tenggara Barat.

    Komentar

    Tampilkan