-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Pasca Ngobrol Bareng, Bhumi Literasi dan Kelurahan Nae Siapkan MoU Penguatan Literasi Lingkungan

    Bhumi Literasi
    Tuesday, June 16, 2026, June 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T01:48:25Z

     



    Bhumi Literasi Anak Bangsa kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan melalui kegiatan “Ngobrol Bareng Bhumi Literasi” yang sukses diselenggarakan pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan yang disiarkan langsung melalui akun TikTok Bhumi Literasi Anak Bangsa ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya generasi muda yang peduli terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan.

    Mengangkat tema “Masyarakat Bergerak, Sampah Terkelola, Lingkungan Terjaga”, diskusi menghadirkan Lurah Nae Kota Bima, Fazhurrahman, S.STP., M.AP., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan.

    Diskusi yang dipandu oleh Rizqi Munandhar, S.Si., M.Si., berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai pertanyaan dari peserta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga hingga pengembangan bank sampah dan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

    Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti bahwa literasi lingkungan semakin mendapat perhatian luas di tengah masyarakat. Menurutnya, edukasi yang disampaikan melalui media digital mampu menjangkau lebih banyak kalangan dan mendorong lahirnya aksi nyata di lingkungan sekitar.

    Salah satu poin penting yang dihasilkan dari kegiatan tersebut adalah kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi antara Bhumi Literasi Anak Bangsa dan Kelurahan Nae Kota Bima. Kolaborasi itu akan diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat sebagai langkah konkret tindak lanjut dari hasil diskusi.

    MoU tersebut akan mencakup pengembangan program literasi lingkungan di wilayah Kelurahan Nae. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengelola sampah dengan benar, serta membangun budaya gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

    Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti pelatihan pengelolaan sampah, kampanye lingkungan, pendampingan bank sampah, hingga program literasi bagi pelajar dan masyarakat umum. Dengan demikian, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kesadaran memahami dan menjaga lingkungan hidup.

    Lurah Nae, Fazhurrahman, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menilai Bhumi Literasi Anak Bangsa memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan yang kreatif dan dekat dengan generasi muda. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kelurahan dan komunitas literasi akan memperkuat gerakan lingkungan berbasis masyarakat.

    Bhumi Literasi Anak Bangsa berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun gerakan literasi lingkungan yang berkelanjutan. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, persoalan sampah tidak hanya dapat dikurangi, tetapi juga dapat diubah menjadi peluang ekonomi dan sarana pemberdayaan warga.

    Ke depan, hasil dari “Ngobrol Bareng Bhumi Literasi” diharapkan tidak berhenti pada diskusi semata, melainkan menjadi awal dari gerakan bersama yang lebih luas. Melalui MoU dan program literasi lingkungan yang akan dijalankan, Bhumi Literasi Anak Bangsa dan Kelurahan Nae berkomitmen mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.

    Komentar

    Tampilkan