-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Profil

Iklan

Indeks Berita

Kelurahan Nae Siap Berlaga di Kompetisi Zero Waste Management System Tingkat Nasional

Saturday, August 15, 2026 | August 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-15T12:31:26Z

Kelurahan Nae, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap mengikuti Kompetisi Zero Waste Management System yang diselenggarakan oleh Smartfren dan melibatkan 50 kota di seluruh Indonesia. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum bagi Kelurahan Nae untuk menunjukkan komitmen dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam kompetisi tersebut, Kelurahan Nae dipercaya menjadi wakil Provinsi NTB di Regional Bali Nusra. Kelurahan Nae akan bersaing bersama tiga kelurahan dari Provinsi Bali dan satu kelurahan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebelum berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Territory Sales Manager Smartfren Bima-Dompu, Irhamsyah, mengatakan terpilihnya Kelurahan Nae tidak terlepas dari komitmen dan proses yang tengah dibangun pemerintah kelurahan bersama masyarakat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah berbasis zero waste.

“Kami melihat Kelurahan Nae sedang berproses membangun Zero Waste Management. Hal itu sangat sinkron dengan program yang dijalankan Smartfren, sejalan dengan kampanye go green yang menjadi semangat kami terhadap lingkungan,” ujar Irhamsyah.

Menurutnya, proses yang sedang dilakukan di Kelurahan Nae memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sebuah sistem pengelolaan sampah yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan program tersebut.

Keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kelurahan Nae dan masyarakat untuk semakin memperkuat budaya memilah sampah sejak dari rumah. Pengelolaan sampah organik, pengurangan sampah residu, serta pemanfaatan kembali sampah menjadi bagian dari upaya membangun Kelurahan Nae sebagai kawasan yang semakin peduli terhadap lingkungan.

Lurah Nae, Fazhurrahman, S.STP., M.AP., menyampaikan bahwa skema pengelolaan sampah yang ingin diwujudkan di Kelurahan Nae mulai menunjukkan arah yang jelas. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh hasil kompetisi, melainkan oleh kemampuan membangun sistem yang dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Skema pengelolaan sampah yang ingin kita capai sudah mulai terlihat. Yang terpenting sekarang adalah memaksimalkan pondasinya, mulai dari kebiasaan memilah sampah dari rumah, pengelolaan organik, hingga kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Kami ingin ini menjadi arah baru pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Fazhur.

Fazhur menambahkan, kompetisi Zero Waste Management System diharapkan dapat menjadi ruang untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat berbagai upaya yang telah dilakukan Kelurahan Nae. Dukungan masyarakat menjadi faktor utama agar perubahan perilaku dalam mengelola sampah tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya bersama.

Dengan menjadi wakil NTB di Regional Bali Nusra, Kelurahan Nae tidak hanya membawa nama kelurahan, tetapi juga membawa semangat masyarakat Kota Bima dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.
×
Berita Terbaru Update